Jangan Hangatkan Kembali Makanan Bersantan
Kamis, 30 Mar 2023, 23:32 WIBMakanan bersantan tak boleh dihangatkan kembali karena berpotensi buruk bagi kesehatan, kata Pakar Nutrisi, Widya Fadilla, M.KM.
"Makanan bersantan itu mengandung lemak tinggi, nah prinsip lemak kalau dia semakin mencapai titik didih, semakin lama dia diproses, makin dia menimbulkan rasa nikmat dan gurih," kata Widya pada konferensi pers di Jakarta, Kamis.
"Namun tidak disarankan untuk dipanaskan kembali," kata pakar lulusan Universitas Indonesia itu menambahkan.
Widya menjelaskan, meski mengandung lemak tinggi, makanan olahan santan tetap memiliki nutrisi baik seperti vitamin, mineral, dan zat besi.
Namun apabila dihangatkan kembali bahkan secara berulang akan merusak nutrisi-nutrisi baik dan akan menambah jumlah kandungan lemak jahat di dalamnya.
Bila ini dilakukan dan dikonsumsi secara berkala, Widya menyebut akan menimbulkan sejumlah masalah kesehatan, pada pencernaan salah satunya.
"Nah ini biasanya mengakibatkan sakit perut, perut kembung, gerd, dan lain sebagainya,"
Hal ini juga berlaku untuk sayur, seperti bayam dan jenis sayuran hijau lainnya. Widya menyebut sayuran hijau yang dihangatkan kembali sangat rentan untuk kehilangan nutrisi.
Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang memasak makanan olahan bersantan dengan porsi besar, dengan tujuan untuk menyantapnya kembali beberapa waktu ke depan.
Meski tetap tidak dianjurkan, setidaknya nutrisi yang hilang dan jumlah lemak jahat yang bertambah dapat diminimalisir. Widya menyarankan untuk menghangatkan kembali olahan bersantan dengan menggunakan microwave.
Sebelum menghangatkan kembali, ia juga menganjurkan untuk menyimpan makanan pada wadah tertutup minim udara.
"Ketika kita memanaskan dengan kompor, itu kadang tidak merata panasnya, kalau microwave panasnya biasanya stabil dan lebih baik juga pada proses pembunuhan bakteri," imbuhnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Trump Menarik 5.000 Tentara dari Jerman Setelah Berselisih dengan Kanselir Merz
-
BPOM Perluas Pengawasan Obat Melalui Sosialisasikan Peraturan Nomor 5 Tahun 2026
-
Deep Meet Jakarta Digelar, Dosen Jabodetabek Diajak Bangun Budaya Menulis Lewat Sistem OBE
-
6 Jenis Sup Ini Paling Mujarab Melawan Flu dan Musim Dingin
-
Permintaan Layanan Sedot Tinja Meningkat, Warga Jakarta Makin Sadar Sanitasi
-
Biokul Gandeng Pevita Pearce Ajak Konsumsi Probiotik Harian
-
Siswa SMA/SMK se-Kudus Deklarasi Damai Cegah Tawuran Pelajar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.