- Home
-
- Megapolitan
-
- 555 Prajurit Yonif Raider ...
555 Prajurit Yonif Raider 631/Antang Dikirim Bertugas di Papua
Selasa, 28 Mar 2023, 19:34 WIBPALANGKARAYA - Sebanyak 555 prajurit Yonif Raider 631/Antang dikirim ke Papua untuk bertugas di kawasan PT Freeport Indonesia.
Di halaman Batalyon Raider 631/Antang, Palangka Raya, Selasa, Paban IV/Opsdagri Sops TNI dari Mabes TNI Kolonel Infanteri Kristomei Sianturi mengatakan bahwa pemeriksaan itu untuk memastikan kesiapan prajurit yang akan bertugas ke Papua.
Pada kesempatan itu, Kolonel Inf. Kristomei Sianturi???didampingi Komandan Batalyon Raider 631/AntangLetnan Kolonel Inf. Dwi Harry Wibowo, pejabat dari Kodim 1016 Palangka Raya dan Korem 102/Panju Panjung.
"Selain prajurit, seluruh sarana dan prasarana juga diperiksa. Pemeriksaan ini langsung dilakukan tim dari Mabes TNI. Mereka nanti akan menjaga Freeport di Timika," katanya.
Kolonel Inf.Kristomie Sianturi menjelaskan bahwa ratusan prajurit itu untuk pengamanan di kawasan pertambangan tersebut. Mereka bertugas selama 9 bulan.
Diketahui bahwa dinamika di Papua sangat tinggi. Maka dari itu, kata dia, perlu pengamanan untuk masyarakat di daerah setempat dari gangguan kelompok separatis (KS).
"Tugasnya melakukan pengamanan di PT FreeportTimika. Selain itu, juga pengamanan wilayah," katanya.
Perwira TNI berpangkat mawar tiga itu mengungkapkan bahwa tugas yang mereka emban juga bagian dalam membantu percepatan pembangunan wilayah, sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.
Selanjutnya, dalam pengecekan sarana prasarana, tim dari Mabes TNI didampingi pejabat lainnya, termasuk Danyonif, melihat langsung peralatan yang menjadi bekal dalam bertugas, baik itu dari peralatan senjata, pakaian, alat kesehatan, maupun lainnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Kemhan Sampaikan Duka Cita, Dua Peserta Program SPPI Meninggal Dunia Saat Latsarmil
-
Tiongkok Luncurkan Satelit Baru demi Kebut Penyiaran dan Internet
-
50 Hektare Sawah Terdampak Banjir di Asahan
-
Inggris Pilih Senjata ketimbang Aspal: Dana Jalan Dipotong Demi Militer
-
Tembus Rp170 Ribu Per Ikat! Ini Penyebab Mawar Rawa Belong Mendadak Langka dan Melejit Gila-gilaan
-
Kulon Progo Siapkan Geblek Tembus Pasar Nasional dan Internasional.
-
Merajut Mimpi dari Kain Tradisi, Batik Besurek Kini Dikenal di Pasar Internasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.