Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengagetkan, Satpol PP Semarang Bongkar Lapak Pedagang Dugderan

📅 Kamis, 23 Mar 2023, 18:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan, Satpol PP Semarang Bongkar Lapak Pedagang Dugderan Doc: ANTARA/HO-Pemkot Semarang
Ket. Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (PP) Kota Semarang membongkar lapak pedagang Pasar Dugderan di Kota Semarang, Kamis (23/2/2023).

Semarang - Mengagetkan, Satuan Polisi Pamong Praja (PP) Kota Semarang membongkar sekitar 170 lapak pedagang Pasar Dugderan Semarang yang berada di sekitar kawasan Alun-Alun Kota Semarang.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto, di Semarang, Kamis, menegaskan pembongkaran lapak tersebut dilakukan karena para pedagang melebihi waktu yang ditentukan.

Pasar Dugderan merupakan pasartibanmirip pasar malam yang menjadi tradisi setiap menyambut bulan Ramadhan di Kota Semarang, dan biasanya selesai begitu memasuki bulan puasa.

Beraneka barang dijajakan di Pasar Dugderan, mulai mainan anak, makanan, pakaian, hingga ikon Kota Semarang Warak Ngendok. Tak ketinggalan, wahana permainan juga tersedia.

Fajar menyebutkan Dinas Perdagangan Kota Semarang sudah menetapkan rentang waktu berjualan di Pasar Dugderan, yakni mulai 10-21 Maret 2023.

"Kami sudah memberikan kelonggaran. Kan sebelum tanggal 10 Maret mereka sudah berjualan. Begitu tanggal 23 Maret ini belum ada pergerakan, kami lakukan pembongkaran," ucapnya.

Namun, kata dia, langkah yang dilakukan petugas satpol PP hanya membongkar lapak, sementara barang-barang dagangan dibiarkan untuk dikemasi pada pedagang yang bersangkutan.

Kegiatan kali ini, kata dia, hanya pembongkaran lapak. Jika hingga Jumat (24/3) besok masih terdapat lapak di kawasan tersebut maka akan ada tindakan tegas dari Satpol PP Kota Semarang.

"Ini hanya kami bongkar lapak nya. Besok Jumat (24/3) jika masih ada, barang-barang akan kami bawa ke kantor," tegas Fajar.

Sementara itu, salah satu pedagang Pasar Duggeran yang enggan disebut namanya mengaku belum ada pemberitahuan mengenai waktu pembongkaran lapak.

"Kalau tahun-tahun kemarin, pedagang biasanya dikasih tahu, dikasih pemberitahuan, dan waktu 2-3 hari untuk beres-beres. Ini langsung dibongkar," kata pedagang gerabah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.