Babinsa Sebagai Ujung Tombak Satuan Teritorial

Rabu, 22 Mar 2023, 19:17 WIB

MERAUKE -Danrem 174/ATW Brigjen TNI Agus Widodo didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 174 Ny. Ane Agus Widodo melaksanakan kunjungan kerja sekaligus memberikan pengarahan kepada Prajurit, PNS dan Persit KCK Cabang XVIII Kodim 1707/Merauke serta personel Denpom XVII/3 Merauke di Aula Anim Ha Makodim 1707/Merauke, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Senin (20/3).

Menurut siaran persnya, kunjungan kerja Brigjen TNI Agus Widodo di Makodim 1707/Merauke beserta rombongan tersebut merupakan kunjungan resmi pertama kalinya di Makodim semenjak ia menjabat sebagai Komandan Korem 174/ATW pada awal Februari 2023.

Ket. Foto: Kunjungan kerja sekaligus memberikan pengarahan kepada Prajurit, PNS dan Persit KCK Cabang XVIII Kodim 1707/Merauke serta personel Denpom XVII/3 Merauke di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Senin (20/3). — Sumber: Istimewa

Danrem menyampaikan berhadapan dengan satuan teritorial yang ujung tombaknya adalah Babinsa. Perlu diketahui fungsi TNI salah satunya adalah melakukan pembinaan territorial, jadi fungsi utama TNI Angkatan Darat yang pertama yaitu fungsi pertempuran yang merupakan tugas pokoknya TNI AD.

"Yang kedua, melaksanakan pembinaan satuan, selanjutnya yang ketiga adalah fungsi pembinaan teritorial karena sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 30 Ayat 2 itu sampai sekarang kita masih memberlakukan sistem pertahanan rakyat semesta dari keikutsertaan rakyat di dalam fungsi pertahanan dan keamanan itu menjadi sesuatu yang prinsip," kata Danrem.

Unsur utamanya adalah TNI-Polri dan rakyat sebagai unsur pendukung. Untuk itu, para Babinsa yang berada di ujung-ujung kampung sana yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus bisa melipatgandakan kekuatan masyarakat untuk menjadi organ-organ untuk menjadi kekuatan-kekuatan yang pada saat perang berlarut mereka akan bersama-sama dengan melawan musuh yang merongrong kewibawaan NKRIini. Insan teritorial harus tahu.

"Saya mendengar dari paparan Dandim1707/Merauke bahwa Kodim ada di sini masih belum ideal seperti yang kita inginkan. Kodim 1707/Merauke membawahi tiga kabupaten yaitu Merauke, Asmat, dan Mappi, seperti di mana di Kabupaten Merauke ini baru ada 7 Koramil di Kabupaten Asmat baru ada 6 Koramil kemudian Kabupten Mappi baru ada 3 Koramil padahal perbandingannya sangat tidak linier," ungkap Danrem.

Contoh seperti di Mappi misalnya ada 20 Distrik, Koramil cuma ada 3 sangat jauh. Berarti para Babinsa ini adalah manusia-manusia super, benar-benar melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan tupoksi.

"Kalian yang bisa mengcover wilayah yang begitu luas dengan tantangan medan yang begitu berat dengan fasilitas yang mungkin tidak ideal yang diharapkan, tapi itulah kita karena tentara kita itu berbeda dengan tentara-tentara yang ada di negara lain," ujarnya.

Dalam pengarahannya tersebut Brigjen TNI Agus Widodo juga menyampaikan penekanan dari KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, di antaranya hilirisasi UMKM agar bermanfaat bagi masyarakat, penurunan stunting, program penurunan angka kemiskinan, ketahanan pangan dan mengandalkan sasaran non fisik dalam progran TMMD.

Di akhir pengarahannya, Danrem 174/ATW mengimbau dalam penggunaan media sosial yang mana media sosial banyak memberikan informasi namun tidak semua informasi itu benar.

"Jadi kita harus mempelajari setiap informasi dan memberikan pengawasan kepada anak-anak dalam menggunakan HP, hindari pelanggaran sekecil mungkin dan setiap kegiatan selalu diawali dengan doa agar kita selalu dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa," pungkasnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.