Filipina Pergoki Kapal Tiongkok Masuk ke Wilayah Teritorialnya

Minggu, 05 Mar 2023, 10:21 WIB

MANILA - Pemerintah Filipina mengungkapkan pihaknya memergoki sebuah kapal angkatan laut Tiongkok dan puluhan kapal milisi di sekitar sebuah pulau yang dikuasai Filipina namun disengketakan di Laut Tiongkok Selatan di tengah ketegangan teritorial di wilayah itu kian meningkat.

Polisi Penjaga Pantai Filipina mengatakan 42 kapal yang diyakini diawaki milisi maritim Tiongkok terlihat di pulau Thitu, sementara kapal angkatan laut Tiongkok dan kapal penjaga pantai terlihat bergerak perlahan di wilayah perairan sekitarnya.

Kedutaan besar Tiongkok di Manila belum memberikan komentar mengenai hal tersebut.

Thitu yang berada pada KepulauanSpratly adalah pos terluar penting yang paling besar dan strategis milik Manila di Laut Tiongkok Selatan yang luas diklaim oleh Beijingdan sejumlah negara lainnya.

Presiden Ferdinand Marcos Jr pekan lalu berkata bahwa Filipina 'tidak boleh kehilangan satu inci pun' wilayahnya ketika negara di Asia Tenggara itu memprotes aktivitas agresif Tiongkok di laut itu.

DisebutPag-asa di Filipina, Thitu terletak sekitar 480 km sebelah barat Provinsi Palawandi Filipina barat. Pulau berpenghuni 400 orang, termasuk tentara dan polisi itu digunakan Manila sebagai dasar mempertahankan klaim teritorialnya.

Para pakar mengatakan armada kapal penangkap ikan dan penjaga pantai Tiongkok menjadi sangat penting bagi ambisi strategis Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan. Tiongkok terus mempertahankan keberadaannyadi sana sehingga menyulitkan aktivitas penangkapan ikan dan energi lepas pantai oleh negara-negara pantai lainnya.

"Kehadiran mereka yang ilegal jelas tidak konsisten dengan hak lintas damai dan terang-terangan melanggar integritas teritorial Filipina," kata pasukan penjaga pantai Filipina.

Bulan lalu Marcos memanggil duta besar Tiongkok untuk menyampaikan keluhan mengenai intensitas dan frekuensi aktivitas Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan.

Pemerintah Filipina sudah mengajukan 77 keluhan atas aktivitas Tiongkok di laut tersebut, termasuk tuduhan bahwa sebuah kapal penjaga pantai Tiongkok pada 6 Februari menyorotkan laser militer ke salah satu kapal penjaga pantai Filipina yang sedang mengirim pasokan.

Tiongkok mengklaim kedaulatan atas Spratly, sementara Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam juga sama-sama mengklaim sebagian atau seluruh pulau di kepulauan itu.

Ket. Foto: Ilustrasi - Penampakan Hohhot (Hull 161), kapal perusak kawal rudal milik Komando Armada Selatan Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA), saat berpatroli di perairan Laut Tiongkok Selatan pada Kamis (20/8/2020) pagi. — Sumber: ANTARA/ChinaMilitary

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Paus Leo XIV Desak Dunia Lawan Kemiskinan dan Ketimpangan

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

"Silent Hill: Townfall" Eksklusif Konsol PS5 Minimal Enam Bulan

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.