Update Gempa Turki-Suriah: Korban Tewas Tembus 51 Ribu, Puluhan Ribu Orang Masih Hilang

Rabu, 01 Mar 2023, 16:24 WIB

Badan Manajemen Bencana dan Kedaruratan Turki (AFAD) mencatat jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Turki awal bulan lalu mencapai 45.089 jiwa. Sehingga, total korban tewas termasuk di Suriah mencapai seitar 51 ribu orang.

Dilansir dari Reuters, gempa bumi dahsyat dan rangkaian gempa susulan yang terjadi membuat 108 ribu warga mengalami luka-luka. Sementara, jutaan orang terpaksa berlindung di tenda-tenda atau pindah ke kota-kota lain.

Ket. Foto: Puing-puing bangunan hancur akibat gempat Turki-Suriah — Sumber: AP Photo/Emrah Gurel

Sekitar 160 ribu bangunan di Turki yang berisi 520 ribu unit apartemen runtuh atau rusak parah akibat gempa dahsyat tersebut yang merupakan terparah dalam sejarah modern Turki.

AFAD melaporkan, sekitar dua juta orang meninggalkan daerah terdampak gempa yang juga diguncang oleh lebih dari 11.000 gempa susulan.

AFAD menyatakan sudah memasang lebih dari 350 ribu tenda dan 332 pusat penampungan sementara di seluruh pelosok negeri, sedangkan pemukiman sementara dari kontainer sudah didirikan di 162 tempat.

Dilansir dari Associated Press, Ketua Lembaga Bantuan Kemanusiaan PBB, Martin Griffiths menyampaikan puluhan ribu orang di Turki dan Suriah masih berstatus hilang. Kondisi tersebut memungkinkan jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat tersebut bertambah.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertekad akan membangun kembali rumah-rumah dalam jangka waktu satu tahun. Namun, perlu waktu berbulan-bulan sebelum ribuan orang bisa meninggalkan tenda pengungsian untuk pindah ke rumah permanen.

Erdogan akan menyampaikan pidato kepada anggota parlemen asal Partai AK yang tengah berkuasa, pada pukul 09.00 GMT (16.00 WIB). Pidato ini akan fokus membahas gempa bumi dan pemilihan presiden serta legislatif.

Kedua pemilu yang akan digelar Juni mendatang itu menjadi tantangan politik terbesar yang dihadapi Erdogan dalam dua puluh tahun masa pemerintahannya sejauh ini.

Sementara, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan mendukung pemerintah Turki dalam mengatasi dampak gempa.

Turki tengah berusaha sebaik mungkin, tetapi masih membutuhkan dukungan internasional dalam menolong para korban, kata Tedros.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi

Berita Terbaru

Paus Leo XIV Desak Dunia Lawan Kemiskinan dan Ketimpangan

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

"Silent Hill: Townfall" Eksklusif Konsol PS5 Minimal Enam Bulan

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.