- Home
-
- Luar Negeri
-
- Semoga Perang Tidak Berkep...
Semoga Perang Tidak Berkepanjangan, CIA Yakin Tiongkok Pertimbangkan Kirim Senjata ke Russia
Selasa, 28 Feb 2023, 00:01 WIBAnkara - Semoga perang tidak berkepanjangan. Direktur CIA William Burns mengatakan Tiongkok sedang mempertimbangkan mengirimkan peralatan perang mematikannya ke Russia untuk membantu perang di Ukraina.
"Kami yakin bahwa pemimpin Tiongkok sedang mempertimbangkan bantuan peralatan mematikan," ujar Burns dalam wawancara dengan program"Face The Nation"pada NBC,Minggu waktu setempat.
Namun, pernyataan Burns tidak dapat dibuktikan karena Tiongkok belum memastikan keputusannya. Dia juga tidak melihat bukti apa pun soal pengiriman bantuan senjata Tiongkok.
Meski demikian, Burns menyampaikan Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken dan Presiden Joe Biden harus menegaskan konsekuensi jika langkah itu benar-benar terjadi.
Ketika ditanya mengapa Beijing mau mempertaruhkan hubungannya dengan AS dan Eropa, Burns menjawab, "Itulah kenapa saya sangat berharap Tiongkok tidak melakukannya."
Sebelumnya, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan pada Minggu menandaskan adanya konsekuensi serius jika Tiongkok mengirimkan senjata ke Russia untuk perang di Ukraina.
"Dari sudut pandang kami, perang ini sebenarnya membuat Beijingmenghadapi komplikasi serius. Dan Beijing harus membuat keputusan tentang bagaimana kelanjutannya, apakah akan memberikan bantuan militer atau tidak," kata Sullivan kepada CNN.
"Namun, jika (Tiongkok) menempuh jalan itu maka akan membuat Tiongkok rugi besar. Dan saya kirapara pemimpin Tiongkok mau mempertimbangkan hal itu saat membuat keputusan," pungkas Sullivan.
Berita Terkait:
-
Membangun Jakarta semakin Inklusif untuk Disabilitas
-
Singapura Gandeng Tiongkok Perkuat Teknologi Nuklir
-
Xi: Warisan Jiang Zemin jadi Arah Perjalanan Baru Tiongkok yang Berkesinambungan
-
Kanada Dituding Bantu Tiongkok Hindari Tarif AS
-
LG Loves School Dukung Pembelajaran Berbasis Teknologi Di SMKN 2 Tangerang Selatan
-
Analis Intelejen Sebut Strategi Baru AS Lewat NATO Bidik 'Poros Otokratis' dan Gerus Kekuatan Russia–Tiongkok dan Iran
-
Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.