Waspadai Banjir Meski BMKG Sebut Aceh Masih dalam Peralihan dari Musim Hujan ke Kemarau
Senin, 13 Feb 2023, 06:13 WIBBanda Aceh - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan Aceh sudah memasuki musim peralihan dari musim hujan ke musim kemarau, namun warga tetap perlu mewaspadai potensi banjir dan tanah longsor dalam beberapa hari ke depan.
"Saat ini kita masih masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau," kata Koordinator Data dan Informasi BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh Besar Zakaria Ahmad di Banda Aceh, Minggu.
Kendati demikian Zakaria tetap mengimbau warga provinsi paling barat Indonesia itu mewaspadai potensi banjir dan tanah longsor, mengingat potensi hujan masih mengguyur beberapa wilayah Aceh dalam beberapa hari ke depan.
Terutama, kata dia, untuk Kabupaten Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Singkil, Aceh Jaya, Aceh Barat hingga Aceh Selatan, yang masih berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang.
"Memang kalau dilihat dari dinamika atmosfir, dalam dua hingga tiga hari ke depan Aceh masih ada hujan ringan hingga sedang," ujarnya.
Sementara wilayah Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Banda Aceh dan Aceh Besar dengan kondisi cuaca potensi berawan hingga hujan tidak merata di sejumlah wilayah.
"Jadi wilayah-wilayah dataran rendah perlu waspada banjir, sedangkan untuk wilayah dataran tinggi seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara perlu waspada terhadap potensi tanah longsor," ujarnya.
Saat ini, Zakaria menambahkan, wilayah Aceh sudah memasuki angin timur, dengan kecepatan antara 5-15 km per jam, dengan kategori kecepatan angin rendah.
Sementara untuk gelombang laut, kata Zakaria, paling tinggi antara 1,25 - 2,5 meter di wilayah perairan Utara Sabang, Samudera Hindia Barat Aceh, hingga pesisir Barat Selatan Aceh atau kategori rendah hingga menengah.
"Artinya ini bagi nelayan yangboatkecil supaya lebih hati-hati, karena dengan ketinggian gelombang laut 2,5 meter itu bisa juga berbahaya bagi nelayanboatkecil," ujarnya.
Sedangkan kondisi gelombang laut wilayah penyeberangan relatif rendah, yaitu antara 0,5 hingga 1,25 meter, baik penyeberangan dari Pelabuhan Ulee Lheu Banda Aceh - Pelabuhan Balohan Kota Sabang, maupun penyeberangan dari Meulaboh Aceh Barat - Sinabang Kabupaten Simeulue atau sebaliknya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sebagian Wilayah DKI Jakarta Diprediksi Hujan pada Minggu Sore
-
PT PP Properti Tbk (PPRO) Meraih Penghargaan Top SOE Subsidiaries Awards 2026 dari The Iconomics Media
-
Indonesia Jadi Incaran Investasi Data Center, ESI Ingatkan Soal Listrik dan Energi Bersih
-
Lewat Negosiasi Panjang, 4 WNI Korban Perampokan Somalia Dibebaskan
-
Kabar Baik untuk Pelajar Bukittinggi, Pemkot Luncurkan Angkutan Sekolah Gratis.
-
BNI Perkuat Komitmen Lestarikan Batik sebagai Identitas Budaya Indonesia
-
Perkuat Cagar Budaya, Pemkab Sumbawa Bakal Revitalisasi Istana Dalam Loka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.