Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Luhut Binsar Pandjaitan Jajaki Kerja Sama Baterai EV dengan Pengusaha Australia

📅 Senin, 13 Feb 2023, 17:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Luhut Binsar Pandjaitan Jajaki Kerja Sama Baterai EV dengan Pengusaha Australia Doc: istimewa
Ket. Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam pertemuan dengan pengusaha lithium Australia

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjajaki peluang kerja sama pengembangan baterai kendaraan listrik (electric car/EV) dengan pengusaha lithium Australia.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan yang dipantau di Jakarta, Senin (13/2), saat menghadiri roundtable meetingyang dijembatani antaraAustralia Indonesia Business Councilbersama KJRI Perth, Luhut mengatakan meski kaya akan nikel, Indonesia belum menjadi raja baterai kendaraan listrik dunia karena tidak mempunyai lithium yang merupakan bahan utama pengembangan industri baterai EV.

"Di hadapan para pengusaha lithium, saya sampaikan bahwa Australia adalah kandidat terbaik dan partner potensial kami untuk mengembangkan industri baterai EV karena setengah dari lithium dunia ada di negeri Kangguru," katanya pula.

Dalam kesempatan itu,Luhut juga membawa beberapa BUMN di sektor sumber daya mineral untuk bertemu dan menjajaki langsung kerja sama dengan para pengusaha lithium di Australia.

Menurut Luhut, Indonesia perlu mendapatkan kepercayaan agar bisa bekerja sama dengan salah satu raksasa lithium dunia itu, di antaranya dengan mempertimbangkan beberapa kemudahan kebijakan yang akan Indonesia berikan. Namun, di sisi lain hal itu tetap dilakukan dengan cara yang bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan.

"Kami sadar bahwa cita-cita menjadi 'raja' baterai kendaraan listrik dunia bukan hal yang mudah. Maka dari itu rasanya perlu memiliki mitra kerja sama yang saling percaya dan mendukung, memberi masukan dalam mewujudkan regulasi yang lebih baik, investasi yang lebih terbuka sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja kedua negara demi mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan," katanya pula.

Lebih lanjut, Luhut mengungkapkan Indonesia bukanlah negara yang sama dengan Indonesia puluhan tahun lalu. Ia menegaskan Indonesia tengah berada di jalur untuk melakukan transformasi besar-besaran.

"We're on our way to making a major transformation. Meskipun masih banyak negara masih menganggap kami sebelah mata, namun tidak sedikit yang mengapresiasi perubahan besar Indonesia karena mampu bertahan dalam kondisi sulit dampak gejolak perekonomian global," katanya lagi.

Luhut mengatakan kunci dari resiliensi perekonomian Indonesia adalah pengembangan industri hilirisasi mineral yang bernilai tambah tinggi sebagai fokus untuk mempercepat komitmen global dalam transisi energi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.