Ukraina Akan Terima Bantuan Peluru dan Kendaraan Militer dari AS
Sabtu, 04 Feb 2023, 09:30 WIBAmerika Serikat akan mengirim amunisi dan kendaraan militer ke Ukraina sebagai bagian dari paket bantuan keamanan baru senilai $725 juta yang bertujuan untuk memperkuat pertahanan negara itu terhadap invasi Rusia, kata Departemen Pertahanan, Jumat. Paket itu adalah yang pertama sejak rentetan rudal Rusia yang ditembakkan ke pusat-pusat penduduk sipil di Ukraina minggu ini.
Ini akan membawa total bantuan keamanan Amerika Serikat sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari menjadi lebih dari $ 17,5 miliar.
Isi paket terbaru, pertama kali dilaporkan oleh Reuters, termasuk rudal anti-radiasi berkecepatan tinggi (HARM) dan artileri berpemandu presisi serta pasokan medis, kata Departemen Pertahanan dalam sebuah pernyataan.
Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengeluarkan pernyataan yang mendelegasikan menteri luar negeri "untuk mengarahkan penarikan hingga $725 juta dalam artikel dan layanan pertahanan Departemen Pertahanan, dan pendidikan dan pelatihan militer" untuk membantu Ukraina.
Seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan kepada Reuters bahwa paket bantuan itu dirancang untuk meningkatkan kemampuan Ukraina untuk mengalahkan Rusia dalam serangan balasan yang telah menghasilkan keuntungan teritorial besar dalam beberapa pekan terakhir. Secara terpisah,
Ukraina mengharapkan Amerika Serikat dan Jerman untuk mengirimkan sistem anti-pesawat canggih bulan ini untuk membantunya melawan serangan rudal Rusia dan drone kamikaze, Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov. Otoritas Penarikan Kepresidenan atau Presidential Drawdown Authority (PDA) memungkinkan mereka untuk dikirim ke Ukraina dalam beberapa hari mendatang.
Ini memungkinkan Amerika Serikat untuk mentransfer artikel dan layanan pertahanan dari stok dengan cepat tanpa persetujuan kongres sebagai tanggapan atas keadaan darurat. Ini adalah paket PDA kedua dari tahun fiskal 2023 pemerintah Amerika Serikat yang berfungsi di bawah langkah pendanaan stop-gap dan memungkinkan Biden untuk memanfaatkan surplus senjata hingga $3,7 miliar untuk ditransfer ke Ukraina hingga pertengahan Desember.
Secara umum, untuk membiayai senjata untuk Ukraina, termasuk sistem antipesawat NASAMS canggih yang diharapkan bulan ini, Washington menggunakan dana dari Inisiatif Bantuan Keamanan Ukraina (USAI) untuk mendapatkan senjata dari industri, daripada menariknya dari stok senjata Amerika Serikat yang ada. NASAMS dibuat oleh Raytheon Technologies Corp (RTX.N) dan Kongsberg Norwegia (KOG.OL).
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Mafani Fidesya
Berita Terkait:
-
5.200 Warga Buleleng Turun ke Pantai, Aksi Serentak Bersihkan 7 Titik Pesisir
-
Film Animasi “KPop Demon Hunters” Raih Dua Penghargaan di Oscar 2026
-
Kemenekraf Fasilitasi Klip Video Musisi Jawa Tengah lewat AKTIF Musik
-
Makin Genting, AS Diisukan Siapkan Pasukan Darat untuk Serang Iran
-
Singapura dan Australia meningkatkan Perlindungan Perdagangan Minyak dan Gas
-
Putin Mengisyaratkan Perang Ukraina akan Segera Berakhir dan Siap Bertemu Zelenskyy di Negara Ketiga
-
Polda Babel Amankan Tiga Pelaku Pengeroyok Wartawan di PT PMM
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.