- Home
-
- Megapolitan
-
- Kemiskinan Ekstrem Tangera...
Kemiskinan Ekstrem Tangerang Turun
Sabtu, 04 Feb 2023, 04:00 WIBTANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyebutkan tingkat kemiskinan ekstrem tahun 2022 turun menjadi 0,29 persen dari tahun 2021 sebanyak 2,29 persen. "Informasi ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik," kata Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, Jumat (3/2).
Dia mengatakan penurunan angka kemiskinan ekstrem merupakan capaian luar biasa hasil kerja sama semua pihak. Yang penting kemampuan pertama adalah melakukan musyawarah mufakat serta kreativitas menentukan skala prioritas kerja. Selain itu, Wali Kota Benyamin juga mengungkapkan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tangerang Selatan naik dari semula 81,4 menjadi 81,95 pada tahun 2022.
"Terjadi peningkatan IPM, juga penurunan angka stunting berkat kerja keras semua. Angka kemiskinan juga menurun," ujarnya. Wali Kota Benyamin pun mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam pembangunan ke depan dalam menyelesaikan berbagai masalah.
Kota Tangerang Selatan telah berkembang pesat menjadi daerah tujuan banyak orang sehingga harus terus ditingkatkan pelayanan. Masalah-masalah yang timbul juga harus diselesaikan secara cepat dan tepat. "Kami mengajak peran aktif masyarakat dalam pembangunan Kota Tangerang Selatan ke depan dalam mewujudkan kesejahteraan warga," katanya.
Lomba Kelurahan
Sementara itu, Pemerintah Kota Tangerang Banten menggelar lomba kelurahan di 13 kecamatan sebagai ajang evaluasi pembangunan dan inovasi. Kepala Bidang Tata Pemerintahan Pemkot Tangerang, Ati Ismayanti, mengatakan penilaian meliputi inovasi dan gagasan lurah baik dalam bentuk aplikasi atau fisik yang bermanfaat.
"Kita kunjungan ke setiap wilayah untuk menilai langsung. Nantinya, pemenang lomba akan diikutkan dalam Perlombaan Kelurahan 2023 tingkat Provinsi Banten," ujar Ati. Menurutnya, tim penilai lomba terdiri dari OPD, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, DP3AP2KB, Disperindagkop, serta perwakilan TP PKK Kota Tangerang.
"Sudah ada beberapa kelurahan yang dinilai. Ini akan terus berjalan. Lomba diharapkan dapat memacu inovasi setiap wilayah," ujarnya. Sedangkan Camat Benda, Boyke Urif Hermawan, mengunggulkan inovasi Kelurahan Benda. Lurah Pondok Benda adalah Ahmad Surury Mufid. Sekarang tengah membangun aplikasi kemudahan pelayanan masyarakat seperti Sipelapor, Sikemas, dan Rembugin.
Kelurahan Benda mewakili Kecamatan Benda karena memiliki nilai tertinggi dalam administrasi dan banyak terobosan inovatif. Selain itu, Kelurahan Benda pun memiliki kampung tematik yang programnya bagus dan diapresiasi Tim Penilai, yaitu Satu Keluarga Satu Sarjana. "Setelah perlombaan, diharapkan semua kantor kelurahan Kecamatan Benda bisa lebih tertib administrasi," harap Boyke.
- tangerang
- Tangsel
- Banten
- Kemiskinan Ekstrem
- Pemerintah Kota Tangerang
- Wali Kota Tangerang Selatan
- Benyamin Davnie
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
- Pemerintah Kota Tangerang Selatan
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara
Berita Terkait:
-
Semakin Banyak Keluarga di Asia Tenggara Terjerat Utang
-
WALHI Kalbar Temukan 1.316 Titik Panas Karhutla di Lahan Gambut Sepanjang Februari 2026
-
Transportasi Umum bagi Warga yang Ingin ke Eid Mubarak Jakarta di Kawasan Bundaran HI
-
KB Bank dan PNM Berdayakan 22,9 Juta Perempuan Prasejahtera Melalui Pembiayaan Rp500 Miliar
-
Takeda, IFRC dan PMI Luncurkan Aliansi “United Against Dengue” di Indonesia, Perluas Upaya Regional dalam Memperkuat Ketahanan Masyarakat
-
Hari MRT 2026: Tarif Naik MRT Jakarta Hanya Rp243 pada 24 Maret
-
Taktik Timnas Indonesia Racikan Herdman Diuji saat Kontra St. Kitts & Nevis di FIFA Series
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.