Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Temanggung Hijaukan lereng Gunung Sindoro

📅 Minggu, 29 Jan 2023, 17:00 WIB | Oleh:
Pemkab Temanggung Hijaukan lereng Gunung Sindoro Doc: ANTARA/Heru Suyitno
Ket. Bupati Temanggung M. Al Khadziq menanam bibit pohon di kawasan Embung Kledung di lereng Gunung Sindoro Kabupaten Temanggung.

TEMANGGUNG - Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menanam sekitar 1.500 bibit pohon berbagai jenis di kawasan Embung Kledung di lereng Gunung Sindoro.

Bupati Temanggung M. Al Hadziq di Temanggung, Sabtu (28/1), mengatakan penanaman bibit pohon ini sebagai upaya konservasi tanah dan air berkelanjutan di daerah itu.

Ia mengatakan daerah itu telah melakukan penanaman dalam rangka konservasi tanah dan air berkelanjutan pada 2021 di lereng Gunung Sumbing,Sindoro, dan Praudengan total 174.680 bibit pohon.

"Salah satu lokasi penanaman tahun 2021 adalah juga di Kecamatan Kledung," katanyadalam gerakan penanaman untuk konservasi tanah dan air berkelanjutan di Desa Kledung.

Oleh karena itu, pihaknya mengapresiasi terselenggara penanaman di Kledungyang artinya gerakan tersebut berkelanjutan dari tahun ke tahun.

Ia berharap, gerakan serupa dilakukan di Kecamatan Kledung secara khusus dan Kabupaten Temanggung pada umumnya pada tahun-tahun berikutnya.

Khadziq menuturkan di setiap kecamatan di Temanggung, termasuk Kledung, rata-rata terdapat 20-an mata air yang digunakan masyarakat untuk keperluan rumah tangga dan pertanian.

"Artinya tidak hanya lahan kritis yang perlu mendapat perhatian. Kelestarian sumber mata air juga harus diutamakan," katanya.

Menurut dia, hal ini perlu menjadi perhatian bersama karena apa pun yang terjadi pada sumber daya air di Kabupaten Temanggung tentu akan berpengaruh bagi daerah-daerah di bawahnya.

Oleh karena itu, katanya, perluupaya bersama terus menggaungkan dan melakukan konservasi tanah kritis dan perlindungan mata air.

"Jika tahun 2021 baru fokus pada lahan kritis yang sulit dijangkau dan masih minim vegetasi. Tahun ini harapannya jangkauannya diperluas dengan kegiatan perlindungan mata air melalui konservasi tanah dan air berkelanjutan," katanya.

Ia berharap, penanaman dapat diperluas ke daerah-daerah resapan air yang juga butuh dikonservasi.

"Gerakan ini harus dilakukan saat ini, detik ini juga. Dalam gerakan konservasi ini diperlukan kolaborasi dan kerja sama berbagai pihak, terutama peran serta masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan secara suka rela untuk bergerak dalam kegiatan ini," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

39 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.