- Home
-
- Luar Negeri
-
- PBB: Kenaikan Harga dan Ke...
PBB: Kenaikan Harga dan Kerawanan Pangan Menambah Risiko Kelaparan di Asia
Sabtu, 28 Jan 2023, 12:32 WIBWASHINGTON - Semakin banyak orang Asia mengalami kekurangan makanan akibatnya melonjaknya kerawanan pangan menyusul kenaikan harga dan kondisi kemiskinan yang memburuk, menurut laporan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) dan badan-badan PBB lainnya yang dirilis pada Selasa (24/1).
Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa "perlambatan dalam perang melawan kelaparan terus berlanjut," menurut laporan tersebut. Kajian itu juga menyoroti meningkatnya kerawanan pangan yang dihadapi orang-orang yang pindah ke kota, di mana mereka memiliki akses yang kurang lancar untuk mendapatkan makanan yang terjangkau.
Indeks Harga Pangan FAO telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, mencapai rekor pada Maret 2022. Indeks tersebut turun kembali karena harga komoditas agak menurun di akhir tahun, tetapi masih berada di angka 28 persen di atas level yang tercatat pada 2020.
Wilayah Asia-Pasifik mengimpor hampir $2 triliun makanan dalam setahun. Naiknya harga kebutuhan pokok, seperti beras, gandum, dan minyak, telah berdampak besar pada orang-orang miskin.
Kondisi itu adalah bagian dari apa yang disebut oleh badan-badan PBB sebagai krisis "5F" karena tidak cukup pangan (food), pakan (feed), pupuk (fertilizer), bahan bakar (fuel), dan pembiayaan (financing). Konflik di Ukraina telah memberikan pukulan berat pada banyak negara yang bergantung pada wilayah tersebut untuk mendapatkan pasokan gandum, minyak nabati dan pupuk.
- asia
- Kerawanan Pangan
- Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
- Bencana Kelaparan
- Food and Agriculture Organization (FAO)
- Lonjakan Harga Pangan
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Harga Emas UBS-Galeri24 di Pegadaian, Minggu (11/1), Masih Stabil
-
Jalan Pantura Kudus-Pati Terendam Banjir
-
Mahakarya Goa Kreo dan Sesaji Rewanda 2026, Perpaduan Seni Modern dan Ritual Sakral di Semarang
-
Iran Ancam akan Menyerang Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Diserang Lebih Dahulu
-
Program Mudik Gratis 2026, Dishub Bandung Tambah Kuota 100 Orang
-
Torehan Rekor Gilgeous-Alexander Bantu Thunder Atasi Timberwolves
-
Hotel Ciputra Jakarta Resmi Menerima Sertifikasi Chinese Friendly Hotel dari Ctrip
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.