Dibayangi Ancaman Resesi, Prospek Pariwisata Diyakini Tetap Cerah
Kamis, 19 Jan 2023, 14:02 WIBJAKARTA - Meski proyeksi dan peringatan dari sejumlah lembaga internasional terkait meningkatnya risiko resesi global pada 2023 dan tahun politik, Pemerintah masih menaruh harapan dan keyakinan bahwa sektor pariwisata tetap cerah tahun ini.
Hal ini diungkapkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno pada acara Indonesia Tourism Outlook (ITO) 2023 bertajuk Prospek Pariwisata dan Investasi Industri Hospitality di Tahun Politik.
Menurutnya, adanya agenda politik dalam negeri menuju Pemilu tentu berpotensi membuat suhu dalam negeri akan sedikit memanas. Namun, dirinya meyakini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan terus tumbuh di tahun politik.
"Tahun politik ini justru bagus untuk pariwisata dan ekonomi kreatif karena pasti banyak sekali kegiatan di hotel-hotel," kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/1).
Dia juga mengatakan tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari tahun politik dan investor pun tidak perlu menunggu atau menunda (wait and see) untuk berinvestasi. Justru, pada tahun-tahun politik ini adalah kesempatan terbaik untuk investasi, termasuk di sektor pariwisata dan pendukungnya seperti perhotelan.
"Jadi kalau ditanya gimana tahun politik? don't worry bro! Tahun politik ini bukan tahun wait and see tapi tahun yang penuh peluang investasi. Jadi tagline-nya 2023 jangan wait and see tapi segera investasi untuk berwisata di Indonesia saja," katanya.
Sandiaga menambahkan, untuk capaian tahun 2022 sendiri saat ini sudah melampaui target yang ditetapkan.
Dia menyebut target wisman pada tahun lalu sebanyak 3,6 juta dan sebelum tutup tahun (periode Januari-November 2022) ternyata jumlahnya sudah tembus 4,8 juta wisman. Begitu pun wisnus yang mencapat 703 juta, di atas target 600 juta.
Dijelaskan Sandiaga bahwa pemerintah tahun ini menargetkan investasi mencapai Rp1.400 triliun. Upaya menarik investor di sektor pariwisata pun terus dilakukan, terutama investasi di 5 destinasi super prioritas dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata.
"Capaian tersebut tak terlepas dari kerja sama yang baik dengan semua pihak, termasuk juga rekan media," katanya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
F-35 Israel Pertama Kali Diklaim Menembak Jatuh Pesawat Tempur Yak-130 Iran
-
Demi Harga Diri Bangsa: Ambisi Besar Kevin Diks Tumbangkan Bulgaria di Hadapan Publik Sendiri
-
Langkah Berani Presiden Perempuan Pertama Meksiko Wujudkan Kesetaraan Gender
-
Iran Menyerang Kelompok Kurdi di Irak Seiring Konflik yang Meluas
-
"Bawa Nama Saya untuk Proyek? Laporkan!" – Amuk Bupati Mimika ke Oknum Pencatut Nama
-
Program MBG Ponorogo Kembali Normal Mulai 31 Maret
-
Libur Lebaran, Telaga Sarangan Diserbu Hampir 70 Ribu Pengunjung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.