Badan Pengawas Obat dan Makanan AS Setujui Obat Alzheimer Eisai-Biogen

Minggu, 08 Jan 2023, 14:55 WIB

WASHINGTON DC - Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS) telah menyetujui obat baru bagi penyakit Alzheimer yang dikembangkan bersama oleh perusahaan farmasi Jepang Eisai dan mitranya dari AS Biogen.

FDA pada Jumat (6/1) mengumumkan bahwa telah memberikan lampu hijau bagi lecanemab setelah mengkonfirmasikan efikasi obat tersebut.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Para peneliti mengevaluasi obat itu dalam studi dengan sekitar 850 pasien. Hasil evaluasi itu mengonfirmasikan pengurangan plak beta amiloid, yaitu penanda penyakit Alzheimer.

Lecanemab menjadi obat Alzheimer kedua yang disetujui oleh AS dengan menargetkan beta amiloid.

FDA mengatakan bahwa "Obat-obatan tersebut merupakan kemajuan penting dalam perjuangan berkelanjutan untuk mengobati Alzheimer secara efektif," ungkap FDA seperti dilansir kantor berita NHK, Sabtu (7/1).

Lecanemab diyakini akan memperlambat perkembangan penyakit tersebut dengan mencegah kerusakan sel otak.

FDA mengatakan obat itu seharusnya diinisiasi untuk pasien Alzheimer dengan gangguan kognitif ringan atau demensia ringan, dengan menambahkan bahwa sel otak tidak dapat diregenerasi setelah rusak.

Persetujuan diberikan di bawah proses jalur cepat bagi obat yang dirancang untuk mengobati kondisi serius.

Pejabat Tertinggi Eksekutif (CEO) Eisai, Naito Haruo, menggelar konferensi pers pada Sabtu di Tokyo.

Perusahaan itu berencana untuk mendapatkan persetujuan obat tersebut di Jepang selambatnya pada akhir Maret. Naito mengatakan ia ingin mendapatkan persetujuan itu secepat mungkin. NHK/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.