• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Gak Cuma Bikin Langsing, R...

Gak Cuma Bikin Langsing, Rajin Gowes Ternyata Bisa Lindungi Otak dari Pikun! 

Jumat, 20 Jun 2025, 19:45 WIB

JAKARTA - Buat kamu yang selama ini mikir kalau sepeda cuma buat olahraga santai atau gaya hidup sehat biar badan ramping, siap-siap mind blown!

Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di JAMA Network Open mengungkap bahwa bersepeda ternyata bisa bantu cegah demensia dan Alzheimer, loh! Nggak main-main, risiko pikun bisa turun sampai 22% cuma karena kamu rajin gowes.

Ket. Foto: — Sumber: NDTV

Aktivitas yang sering dianggap remeh ini ternyata punya pengaruh besar buat kesehatan otak, terutama kalau dijadikan moda transportasi sehari-hari. Studi ini melibatkan hampir setengah juta orang dari data UK Biobank, dan hasilnya bikin banyak ilmuwan terpukau.

Tim peneliti dari Huazhong University of Science and Technology di Tiongkok membagi peserta studi ke dalam beberapa kelompok berdasarkan moda transportasi harian mereka: ada yang naik kendaraan pribadi atau umum, jalan kaki, kombinasi jalan & transportasi, hingga yang rutin bersepeda.

Hasilnya? Mereka yang masuk kelompok rutin bersepeda (baik full maupun kombinasi dengan transportasi lain) punya risiko demensia 19% lebih rendah, dan risiko Alzheimer 22% lebih rendah dibanding mereka yang nggak aktif bergerak.

Menurut Dr. Liangkai Chen, sang penulis utama, bersepeda punya intensitas aerobik yang lebih tinggi dibanding jalan kaki biasa. Ditambah lagi, saat kita gowes, otak ikut ‘dipaksa’ untuk bekerja, dari navigasi arah sampai koordinasi tubuh. Kombinasi ini yang bikin otak tetap aktif dan fleksibel alias neuroplastic.

Salah satu temuan yang nggak kalah menarik adalah: orang yang rutin bersepeda punya volume hippocampus yang lebih besar. Buat kamu yang belum tahu, hippocampus adalah bagian otak yang vital buat pembentukan memori dan salah satu bagian pertama yang rusak saat seseorang mengalami demensia.

“Dengan menjaga volume hippocampus, kita bisa memperlambat penurunan fungsi kognitif,” jelas Dr. Chen. Dan kabar baiknya, efek perlindungan ini tetap terasa walau kamu nggak 100% pakai sepeda, asalkan rutin menyisipkan gowes dalam aktivitas harianmu.

Dr. Peter Gliebus dari Marcus Neuroscience Institute menyebut temuan ini sebagai bukti kuat bahwa pilihan gaya hidup yang simpel — kayak bersepeda — bisa berkontribusi besar dalam menjaga kesehatan otak.

Sedangkan Dr. Kamal Wagle dari Hackensack University Medical Center menambahkan, meski jalan kaki tetap bermanfaat, ternyata bersepeda memberikan boost ekstra karena kombinasi aktivitas fisik dan tantangan mentalnya.

Kalau kamu baru mau mulai bersepeda, santai aja dulu. Nggak perlu langsung ngebut atau nanjak curam kok. Mulai dari rute datar dan pendek, pastikan kamu punya helm yang pas, dan pakai baju terang biar aman.

Pilih sepeda yang nyaman, kayak tipe hybrid atau sepeda lipat kalau tinggal di kota. Dan yang paling penting: nikmati prosesnya!

Kalau kamu ragu-ragu karena udah nggak muda lagi atau punya masalah keseimbangan, sepeda statis bisa jadi alternatif yang lebih aman, terutama buat lansia.

Dr. Clifford Segil, ahli neurologi dari California, ngasih peringatan penting. Buat kamu yang udah berumur 60 tahun ke atas, terutama yang mulai mengalami gangguan memori, naik sepeda di jalan raya mungkin bukan ide terbaik. Lebih baik mulai dari sepeda statis dulu supaya lebih aman.

Gowes itu bukan sekadar olahraga buat gaya-gayaan atau biar kurus. Ini bisa jadi investasi jangka panjang buat otak kamu.

Jadi, kalau selama ini kamu mikir aktivitas fisik itu cuma urusan berat badan, mulai sekarang upgrade mindset-mu: sepeda bisa jadi senjata ampuh lawan pikun dan Alzheimer. 

Yuk, nyalain alarm pagi, siapin sepedamu, dan mulai hari dengan gowes!

Redaktur: Nayla Shabrina

Penulis: Nayla Shabrina, Nayla Shabrina

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.