Pangeran Harry Mengaku Bunuh 25 Taliban Saat Perang Afghanistan

Jumat, 06 Jan 2023, 10:51 WIB

LONDON - Pangeran Harry mengaku telah membunuh 25 orang saat menjadi pilot helikopter Apache di Afghanistan, media Inggris pada Kamis (5/1) mengutip otobiografinya yang segera terbit.

Duke of Sussex berusia 38 tahun itu menjalani dua tugas melawan Taliban. Pertama sebagai pengontrol udara yang menyerukan serangan udara pada 2007-2008, kemudian menerbangkan helikopter serang pada 2012-2013.

Ket. Foto: Pangeran Harry saat berumur 30 tahun, dua kali ditugaskan di garis depan dalam perang di Afghanistan. Foto diambil 12 Desember 2012 saat melakukan cek sebelum menerbangkan helikopter Apache di Camp Bastion. — Sumber: Daily Mail

Dalam buku yang bertitel Spare, yang akan keluar minggu depan, dia mengatakan melakukan enam misi sebagai pilot yang membuatnya "mengambil nyawa manusia", kata Daily Telegraph.

Dia mengatakan tidak bangga atau malu melakukannya dan menggambarkan memusnahkan targetnya seperti mengeluarkan "bidak catur" dari papan.

Pangeran Harry bertugas selama 10 tahun di Angkatan Darat Inggris, naik pangkat menjadi kapten. Ia menggambarkan masa-masanya di militer sebagai tahun pembentukannya.

Perjalanan pertamanya dilakukan di bawah sensor media yang ketat untuk alasan keamanan, yang disetujui oleh media Inggris.Dia terpaksa pulang ketika sebuah media asing melanggar larangan itu.

Dia tidak pernah secara terbuka membahas berapa banyak anggota Taliban yang dia bunuh.

Kamera video yang dipasang di hidung helikopter Apache memungkinkan dia menilai misinya - dan menentukan dengan pasti berapa banyak target yang telah dia bunuh.

"Nomor saya 25. Itu bukan angka yang membuat saya puas, tapi juga tidak membuat saya malu," tulisnya.

Dia membenarkan tindakannya karena ingatannya tentang serangan 9/11 di Amerika Serikat, dan setelah bertemu dengan keluarga korban.

Mereka yang bertanggung jawab dan simpatisannya adalah "musuh kemanusiaan" dan melawan mereka adalah tindakan balas dendam atas kejahatan terhadap kemanusiaan, katanya.

Pangeran Harry sejak itu menyuarakan keprihatinan tentang keamanannya, bukan hanya karena status kebangsawanannya tetapi juga karena waktunya untuk melawan ekstremis Islam.

The Telegraph mengutip kutipan dari otobiografi versi Spanyol yang diperoleh setelah dijual secara tak sengaja di toko buku pada Kamis sebelum akhirnya ditarik.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.