• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • ParagonCorp Jadikan Suara ...

ParagonCorp Jadikan Suara Konsumen sebagai Dasar Inovasi Produk yang Semakin Relevan

Sabtu, 05 Sep 2026, 17:10 WIB

JAKARTA - ParagonCorp menempatkan suara konsumen sebagai salah satu sumber penting untuk memahami kebutuhan yang terus berubah. Berbagai masukan yang diperoleh dari titik interaksi dengan konsumen kemudian dipadukan dengan kemampuan riset dan pengembangan untuk menjadi pertimbangan dalam pengembangan produk, formulasi, hingga pengalaman penggunaan.

Pemahaman terhadap konsumen diperoleh melalui beragam saluran, mulai dari komunitas, kegiatan merek, masukan beauty influencer dan konsumen, hingga proses riset serta pengembangan di laboratorium. Berbagai informasi tersebut membantu ParagonCorp melihat kebutuhan secara lebih spesifik, termasuk terkait formula, tekstur, kenyamanan, fungsi produk, serta preferensi terhadap pengalaman dan nilai yang ditawarkan.

Ket. Foto: ParagonCorp menempatkan suara konsumen sebagai salah satu sumber penting untuk memahami kebutuhan yang terus berubah. Berbagai masukan yang diperoleh dari titik interaksi dengan konsumen kemudian dipadukan dengan kemampuan riset dan pengembangan untuk menjadi pertimbangan dalam pengembangan produk, formulasi, hingga pengalaman penggunaan. — Sumber: Paragon

"Bagi kami, memahami konsumen merupakan bagian penting dari proses inovasi," ujar dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E., FINSDV, Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp. Menurutnya, pengalaman, kebutuhan, dan harapan konsumen menjadi salah satu masukan untuk memahami persoalan secara lebih mendalam sebelum diterjemahkan ke dalam proses riset dan pengembangan.

Salah satu penerapan pendekatan tersebut terlihat pada pengembangan LABORÉ yang menyasar kebutuhan konsumen dengan kulit sensitif. Karakteristik kulit yang mudah mengalami ketidaknyamanan, kemerahan, maupun reaksi tertentu menjadi salah satu pertimbangan dalam menghadirkan formulasi yang memperhatikan efektivitas sekaligus kenyamanan penggunaan.

Melalui BiomeRepair™ TopiCalm Cream, LABORÉ menghadirkan formula dengan Encapsulated Microbiome Technology dan Vitamin B12 yang ditujukan untuk membantu menenangkan kulit serta mendukung perawatan ketika kulit mengalami ketidaknyamanan. Sementara itu, GentleBiome™ Mild Cleanser dikembangkan dengan pendekatan non-soap dan non-foam, bebas SLS/SLES, serta memiliki pH 5,5 untuk memberikan pengalaman membersihkan wajah yang lebih nyaman bagi kulit yang mudah reaktif.

Kebutuhan terhadap perlindungan kulit juga menjadi pertimbangan dalam pengembangan BiomeProtect Physical Sunscreen. Produk tersebut menggunakan mineral filter berupa Zinc Oxide dan Titanium Dioxide sebagai pilihan perlindungan dari sinar matahari yang ditujukan bagi konsumen dengan kebutuhan perawatan kulit sensitif.

Pemahaman konsumen juga diterapkan pada kelompok usia dan gaya hidup yang berbeda melalui berbagai merek yang dikembangkan ParagonCorp. Pada Tavi, misalnya, insight dari konsumen Generasi Z menunjukkan adanya kebutuhan terhadap produk yang memadukan efektivitas dengan pengalaman penggunaan yang lembut, praktis, serta sesuai dengan gaya hidup mereka.

Konsumen muda juga semakin memperhatikan aspek keberlanjutan dan nilai yang dibawa oleh suatu produk. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan Tavi dalam menghadirkan pengalaman kecantikan yang lebih praktis, termasuk melalui produk yang menggabungkan fungsi perawatan kulit dan tata rias sekaligus memperhatikan aspek keberlanjutan.

Sementara itu, Emina mengembangkan pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik konsumen usia muda yang mulai mengenal perawatan kulit dan tata rias. Kebutuhan terhadap produk yang ringan, nyaman, sesuai dengan kondisi kulit muda, serta memiliki harga terjangkau menjadi bagian dari pemahaman yang terus diperbarui melalui interaksi dengan komunitas.

Salah satu ruang interaksi tersebut hadir melalui Emina Girl Gang Ambassador (EGGA). Komunitas tersebut menjadi wadah bagi tim Emina untuk memperoleh perspektif dan masukan secara langsung dari kalangan remaja sehingga kebutuhan mereka dapat dipahami dengan lebih baik.

Pendekatan serupa juga terlihat pada Kahf yang dikembangkan dengan memperhatikan perubahan perilaku konsumen pria yang semakin peduli terhadap perawatan diri. Kebutuhan terhadap produk yang praktis, fungsional, nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari, serta sesuai dengan nilai konsumen menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan kategori personal care pria melalui Kahf.

Seiring perkembangan teknologi, ParagonCorp turut memperluas cara dalam memahami konsumennya melalui pemanfaatan data dan teknologi. Dalam kegiatan seperti Beauty Science Tech, misalnya, konsumen dapat berinteraksi dengan teknologi AI-powered skin diagnostic untuk memperoleh gambaran kondisi kulit secara lebih terukur, termasuk tingkat dehidrasi, pigmentasi, dan sensitivitas.

Interaksi berbasis teknologi tersebut juga memberikan perspektif mengenai kebutuhan perawatan kulit dan preferensi konsumen terhadap bahan aktif. Selain itu, data tersebut dapat membantu melihat penerimaan konsumen terhadap pengalaman kecantikan yang semakin personal dan memanfaatkan teknologi.

Bagi ParagonCorp, berbagai data dan insight dari titik interaksi dengan konsumen menjadi bagian dari upaya memahami kebutuhan secara lebih menyeluruh. Perspektif konsumen yang dipadukan dengan kemampuan riset dan pengembangan memungkinkan perusahaan mengevaluasi perubahan kebutuhan sekaligus mengeksplorasi pendekatan inovasi yang lebih relevan.

Pendekatan tersebut semakin penting seiring perubahan perilaku konsumen yang berlangsung cepat. Konsumen saat ini tidak hanya mempertimbangkan kemampuan produk dalam memenuhi kebutuhan fungsional, tetapi juga mencari pengalaman yang nyaman, praktis, personal, serta sesuai dengan nilai yang mereka yakini.

Pada akhirnya, pendekatan customer-centricity bagi ParagonCorp tidak berhenti pada aktivitas mendengarkan masukan pelanggan. Perusahaan berupaya memahami kebutuhan yang berada di balik masukan tersebut dan menerjemahkannya menjadi bagian dari proses inovasi yang relevan.

Semangat tersebut sejalan dengan tema Hari Pelanggan Nasional 2026 ParagonCorp, yakni "Karena Kamu Berarti". Pesan tersebut melanjutkan tema tahun sebelumnya, "Semua Berawal dari Kamu", dengan menegaskan bahwa suara, cerita, pengalaman, dan kepercayaan pelanggan memberikan arti terhadap setiap langkah yang dilakukan perusahaan.

Ketika pelanggan didengarkan, suara mereka tidak berhenti sebagai sebuah masukan. Bagi ParagonCorp, suara tersebut menjadi bagian dari proses untuk memahami kebutuhan, mengembangkan inovasi, dan menghadirkan produk yang semakin sesuai dengan kebutuhan konsumen.

  • Hari Pelanggan Nasional
  • ParagonCorp

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.