• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Pesta Literasi Indonesia 2...

Pesta Literasi Indonesia 2026 Hadirkan Ruang Bertukar Gagasan

Sabtu, 26 Sep 2026, 14:57 WIB

JAKARTA — Gramedia Pustaka Utama kembali menggelar Pesta Literasi Indonesia 2026 dengan mengusung tema #MembacaRepublik. Gelaran tahunan tersebut berlangsung pada 26–27 September 2026 di Urban Forest Cipete, Jakarta Selatan, dengan menghadirkan diskusi, lokakarya, pertunjukan seni, bazar buku, hingga panggung musik dan puisi.

Pesta Literasi Indonesia tahun ini dirancang sebagai ruang pertemuan bagi penulis, pembaca, komunitas, musisi, dan pelaku seni. Berbagai kegiatan tersebut terbuka gratis bagi publik dan berlangsung di dua area utama Urban Forest Cipete, yakni Panggung Cerita di area rerumputan dan Panggung Kata di El Profesor Steakhouse.

Ket. Foto: Sesi foto dalam pembukaan Pesta Literasi Indonesia 2026 di Urban Forest Cipete, Jakarta, pada hari Sabtu (26/9). Dengan tema #MembacaRepublik, kegiatan ini menghadirkan diskusi, buku, seni, musik, serta komunitas. — Sumber: Gramedia

Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir dalam rangkaian acara tersebut, di antaranya Gita Wirjawan, Ahmad Tohari, Okky Madasari, M. Aan Mansyur, Andreas Kurniawan, Sisca Soewitomo, Prita Ghozie, Ivan Lanin, Wregas Bhanuteja, dan Sherina Munaf.

Sementara dari bidang musik, Pesta Literasi Indonesia 2026 menghadirkan Barasuara, Danilla, TheOvertunes, dan Bilal Indrajaya. Rangkaian kegiatan juga mencakup pertunjukan boneka serta lomba adu eja yang melengkapi agenda festival.

General Manager Gramedia Pustaka Utama, Andi Tarigan, mengatakan tema #MembacaRepublik dipilih untuk mengingatkan kembali pentingnya pengetahuan dalam kehidupan masyarakat.

“Lewat tema #MembacaRepublik di tahun keenam ini, kami ingin mengingatkan kembali bahwa republik ini dibangun di atas fondasi pengetahuan. Membaca adalah cara kita merawat nalar dan menerjemahkan zaman,” ujar Andi dalam keterangannya pada hari Sabtu (26/9).

Menurut dia, setelah menjangkau 12 kota pada tahun sebelumnya, rangkaian Pesta Literasi Indonesia tahun ini turut digelar di Semarang, Jakarta, Palembang, dan Kupang. Perluasan lokasi tersebut menjadi bagian dari upaya membawa kegiatan literasi lebih dekat kepada masyarakat di berbagai daerah.

Selain rangkaian acara utama, Pesta Literasi Indonesia 2026 juga disertai Semesta Buku, bazar buku yang berlangsung pada 25–27 September 2026. Pengunjung dapat menemukan ribuan judul buku dari berbagai genre dengan penawaran diskon hingga 50 persen.

Andi mengatakan penyelenggaraan festival tersebut merupakan bagian dari komitmen Gramedia Pustaka Utama untuk memperkuat ekosistem literasi di Indonesia.

“Acara ini adalah wujud nyata komitmen Gramedia Pustaka Utama dalam memperkuat ekosistem literasi Indonesia. Selain menerbitkan karya-karya terbaik, kami ingin memberikan ruang kolaborasi bagi seluruh pelaku literasi mulai dari penulis, pembaca, hingga komunitas untuk membangun ruang inklusif yang selalu ditunggu untuk bertukar gagasan dan merayakan kesenangan membaca,” katanya.

Masyarakat yang ingin memperoleh informasi mengenai jadwal, narasumber, dan rangkaian kegiatan Pesta Literasi Indonesia 2026 dapat mengikuti pembaruan melalui akun Instagram resmi @pestaliterasi.id serta melakukan pendaftaran melalui tautan yang disediakan penyelenggara.

Perjalanan Gramedia Pustaka Utama

Pesta Literasi Indonesia menjadi bagian dari aktivitas Gramedia Pustaka Utama dalam mendukung perkembangan literasi. Selama 52 tahun, penerbit tersebut telah menerbitkan karya dari penulis Indonesia maupun internasional.

Sejumlah penulis Indonesia yang karyanya diterbitkan Gramedia Pustaka Utama antara lain Ahmad Tohari, Eka Kurniawan, Ahmad Fuadi, Marga T., Alberthiene Endah, Franz Magnis-Suseno, Andreas Kurniawan, Ratih Kumala, dan Rintik Sedu.

Gramedia Pustaka Utama juga menerbitkan karya sejumlah penulis internasional, antara lain Enid Blyton, Paulo Coelho, J.K. Rowling, Agatha Christie, J.R.R. Tolkien, Malcolm Gladwell, Dale Carnegie, dan James Clear.

Di luar kegiatan penerbitan, Gramedia Pustaka Utama menyatakan turut mendukung berbagai kegiatan pengembangan literasi di Indonesia dan Asia Tenggara. Keterlibatan tersebut mencakup sejumlah festival sastra, antara lain Ubud Writers & Readers Festival, Makassar International Writers Festival, Festival Sastra Banggai, Flores Writers Festival, ASEAN Literary Festival, Jakarta International Literary Festival, George Town Literary Festival, dan Singapore International Writers Festival.

Hingga saat ini, Gramedia Pustaka Utama telah menerbitkan lebih dari 50 ribu judul buku dan menjalin kerja sama dengan lebih dari 200 penerbit asing dari berbagai negara.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.