6 Negara Bagian AS yang Legalkan Jasad Manusia jadi Pupuk Kompos

Kamis, 05 Jan 2023, 11:20 WIB

Satu lagi negara bagian Amerika Serikat (AS) yang turut melegalkan jenazah manusia dijadikan pupuk kompos.

New York menjadi wilayah hukum keenam di AS yang mengizinkan pengomposan jasad manusia, setelah mendapat persetujuan Gubernur Negara Bagian New York, Kathy Hochul.

Ket. Foto: Ilustrasi pemakaman. — Sumber: Freepik/Wirestock

Selain New York, pengomposan jasad manusia juga telah mendapatkan izin di Washington, Colorado, Oregon, Vermont, dan California.

Dikenal sebagai "penguraian organik secara alami", praktik pengomposan jasad manusia dipandang sebagai alternatif ramah lingkungan daripada mengubur atau mengkremasi jasad manusia.

Pengomposan dilakukan dengan menempatkan jasad manusia dalam wadah tertutup bersama dengan bahan seperti jerami dan serpihan kayu. Jasad kemudian dibiarkan selama beberapa minggu untuk terurai.

Pengomposan juga melibatkan proses pemanasan untuk membunuh kemungkinan adanya penularan, hasil penguraian yang sudah berupa kompos itu akan diberikan kepada keluarga dan dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman, sayuran atau pohon.

Pendukung praktik ini berpendapat pengomposan jasad manusia dipercaya menghasilkan lebih sedikit emisi karbon daripada mengubur atau mengkremasinya.

Sebagaimana diketahui, emisi karbon dioksida merupakan kontributor utama perubahan iklim, karena dapat memerangkap panas bumi atau yang dikenal sebagai efek rumah kaca.

Melansir Newsweek, CEO layanan pemakaman di AS Earth Funeral, Tom Harries mengatakan setiap proses kremasi jasad manusia menghasilkan emisi karbon dioksida yang setara dengan perjalanan mobil sejauh 600 mil.

Senada, Micah Truman, CEO perusahaan pengomposan manusia yang berbasis di Washington, Return Home, mengatakan bahwa satu proses kremasi biasanya menggunakan hampir 30 galon bahan bakar dan melepaskan sekitar 540 pon karbon dioksida ke atmosfer.

Sementara pemakaman konvensional, menghabiskan banyak material kayu, memakan banyak ruang dan umumnya menggunakan cairan pembalseman dengan formaldehida, yang dikenal sebagai karsinogen.

"Saya menyadari bahwa saya harus melakukan sesuatu yang memiliki makna yang sebenarnya; untuk memberikan sesuatu kembali kepada dunia dan membiarkan generasi muda memiliki dunia untuk ditinggali," ujar Truman kepada Newsweek.

Walau begitu, praktik pengomposan jasad manusia juga tak luput dari kritik karena prosesnya yang dinilai kontroversial.

Menjelang legalisasi di New York, Konferensi Katolik Negara Bagian New York melobi menentang pengomposan manusia, yang mereka klaim "tidak memberikan rasa hormat kepada sisa-sisa tubuh."

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Suliana

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.