Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Disarankan Ikuti Copa America

Kamis, 08 Des 2022, 06:33 WIB

DOHA - Tiga negara Amerika Utara yang jadi tuan rumah Piala Dunia 2026 didesak bermain di Copa America dalam upaya memperbaiki hasil mengecewakan di Qatar 2022. AS, Meksiko, dan Kanada akan bersama-sama menjadi tuan rumah Piala Dunia empat tahun mendatang.

Sebagai tuan rumah bersama, mereka akan lolos secara otomatis yang akan diikuti 48 tim. Tanpa mengikuti kualifikasi, trio tuan rumah memiliki banyak waktu, tapi kekurangan pertandingan kompetitif. Amerika Serikat satu-satunya tim dari CONCACAF yang lolos dari babak penyisihan grup. Mereka kalah dalam pertandingan babak 16 besar melawan Belanda 3-1.

Ket. Foto: Tuan Rumah Piala Dunia I Pelatih AS, Gregg Berhalter (Kiri) dan striker Christian Pulisic saat akhir pertandingan babak 16 besar Piala Dunia Qatar 2022 antara Belanda melawan AS di Stadion Internasional Khalifa, Doha, beberapa waktu lalu. Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada akan bersama-sama menjadi tuan rumah Piala Dunia empat tahun mendatang. — Sumber: Permata SAMAD / AFP

Kanada bermain di Piala Dunia pertama sejak 1986. Tapi, mereka kalah dalam ketiga pertandingan di Qatar. Sedangkan Meksiko mengakhiri catatan selalu lolos ke babak sistem gugur dalam tujuh edisi Piala Dunia berturut-turut. Tim Amerika Tengah, Kosta Rika, perwakilan CONCACAF lainnya di Qatar, berada di urutan terbawah grup.

Sementara itu, kebutuhan untuk berbenah mutlak diperlukan, menemukan lawan uji coba yang tangguh akan sangat terbatas. Hal itu terutama karena terjadi pengurangan drastis dalam peluang pertandingan persahabatan kontra tim Eropa sejak adanya UEFA Nations League. CONCACAF akan mengadakan ajang regional sendiri Juni tahun depan. Ajang dua tahunan yang dinamai Piala Emas itu diikuti 16 tim.

Mantan striker tim nasional AS, Taylor Twellman, yang sekarang menjadi komentator di ESPN, mengatakan bahwa ketiga tim harus bertanding melawan tim-tim top Amerika Selatan. "Agar CONCACAF bersaing di level tertinggi Piala Dunia, mereka harus menemukan kompetisi yang lebih baik. UNL menutup peluang untuk Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Maka, mereka mesti bersaing di Copa Amerika. Ini ajang yang lebih menantang daripada Piala Emas," ujarnya. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Wagub Rano Karno Buka JFCF 2026, Dorong Transformasi dan Inovasi Digital Jakarta

Aturan Baru Ojol Segera Terbit, Pemerintah Fokus Lindungi Pengemudi dan Kurir

Jonatan Christie Masih Selamat dari Adangan Pemain Singapura

Jelang Maulid Nabi, 4 Bahan Pokok Ini Jadi Buruan Warga Mataram di Pasar Murah

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Palu Pasang Ratusan Rambu Evakuasi

Pembangunan Sekolah Rusak di Jakarta Mulai September 2026

Polri Raih Rekor MURI Tanam Bawang Putih Serentak di Lahan Terluas

Kebakaran di Jalan Pisangan Baru Tengah, Matraman, Jakarta Timur Anguskan Tiga Rumah

Pemprov Gorontalo Lakukan Efisiensi Belanja dan Prioritas Program Berdampak Langsung ke Masyarakat untuk Jaga Kemandirian Fiskal

Menkomdigi: 99,9 Persen BTS Terdampak Gempa NTT Sudah Pulih

Pemprov Jambi Bangun Kesadaran Masyarakat untuk Taat Bayar Pajak Kendaraan Lewat Undian Berhadiah

Jelang Maulid Nabi, Pemprov Babel Pastikan Stok Bawang dan Cabai Cukup

BMKG Ingatkan Masyarakat untuk Waspadai Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Kalsel

Trailer Terbaru 'Dune: Part Three' Ungkap Sisi Gelap Paul Atreides, Perang Besar dan Konspirasi Mematikan

Pemprov DKI Jakarta Ungkap Alasan Rekayasa Cuaca Belum Dapat Dilakukan

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 75,7 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Bromo Kembali Dibuka Tengah Malam Nanti, Wisatawan Bisa Berkunjung Lagi dengan Aman

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

Insidious 6 Ubah Aturan Besar, The Further Jadi Teror ke Dunia Nyata

Kementerian Pariwisata: Berikut Destinasi Wisata yang Masih Ditutup Pascagempa di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.