Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bertekad Raih Trofi, Messi: Ini Mungkin Piala Dunia Terakhir Saya

📅 Selasa, 22 Nov 2022, 13:00 WIB | Oleh:
Bertekad Raih Trofi, Messi: Ini Mungkin Piala Dunia Terakhir Saya Doc: Reuters
Ket. Lionel Messi saat konferensi pers di Doha, Qatar, Senin (21/11).

Bintang sepak bola Argentina Lionel Messi menegaskan akan berjuang demi meraih trofi Piala Dunia. Mengingat, Piala Dunia 2022 menjadi kali kelima Messi merumput di turnamen sepak bola empat tahunan itu, dan kemungkinan akan menjadi kesempatan terakhirnya.

Pemain berusia 35 tahun itu bersikeras, ingin memanfaatkan apa yang bisa menjadi pekikan kegembiraan terakhirnya di panggung dunia di Qatar 2022. Terlebih, kegagalan Messi dengan Argentina di empat turnamen Piala Dunia sebelumnya, terutama saat ditekuk Jerman di Piala Dunia Brasil 2014.

"Ini mungkin Piala Dunia terakhir saya, kesempatan terakhir saya untuk meraih impian besar yang kita semua miliki," kata Messi kepada wartawan di Doha Senin, dikutip dari AFP, Selasa (22/11).

"Saya tidak tahu apakah ini momen paling bahagia saya, tapi saya merasa luar biasa. Saya lebih tua, lebih dewasa, saya ingin memanfaatkan segalanya, menjalaninya dengan intensitas maksimal dan menikmati setiap momen yang saya miliki," lanjutnya.

"Hari ini saya lebih menikmati semuanya. Sebelumnya saya tidak memikirkan hal itu. Usia membuat Anda melihat sesuatu secara berbeda dan membuat detail kecil menjadi lebih penting: hal-hal yang sebelumnya tidak Anda anggap penting," pungkasnya.

Pemenang tujuh kali Ballon d'Or itu secara luas dianggap sebagai salah satu dari dua pemain terhebat bersama Cristiano Ronaldo dari Portugal.

Tapi setelah memenangkan hampir semua trofi lainnya dalam sepak bola, Messi belum juga bisa meniru sesama ikon Argentina Diego Maradona, yang menginspirasi tim raksasa Amerika Selatan berjaya di Piala Dunia Meksiko 1986.

Dalam beberapa hari terakhir, Messi telah dua kali berlatih terpisah dari anggota skuat lainnya, tetapi dia pindah untuk menghilangkan kekhawatiran di antara orang Argentina bahwa dia mungkin tidak fit untuk pertandingan pembuka Grup C hari Selasa melawan Arab Saudi.

"Saya berlatih terpisah karena saya mengalami benturan, itu untuk berjaga-jaga, tetapi tidak ada yang aneh," tuturnya..

Sementara itu, pelatih Argentina Lionel Scaloni mewaspadai ekspektasi yang terlalu tinggi dan pujian sebagai salah satu favorit juara. Terlebih, Argentina menuju turnamen sebagai pemenang trofi Copa America dan tak terkalahkan dalam 36 pertandingan sejak 2019.

"Tim favorit utama biasanya tidak menjuarai Piala Dunia. Ada tim-tim hebat, tidak kurang dari delapan atau 10 yang bisa menjuarai Piala Dunia, kebanyakan dari Eropa," ucapnya.

"Benar bahwa Amerika Selatan belum mampu mencapai final akhir-akhir ini, selain Argentina pada 2014. Hal-hal detil yang akan menentukan juara dunia dan mereka tidak harus menjadi favorit," tambahnya.

Kesuksesan Argentina di Copa America tahun lalu usai mengalahkan Brasil 1-0 di stadion Maracana, sekaligus menghapus perjalanan yang menyakitkan selama 28 tahun tanpa gelar utama untuk Albiceleste. Baik Scaloni maupun Messi mengakui bahwa kemenangan tersebut telah membebaskan tim dari tekanan yang kuat.

"Sekarang tim bermain dengan lebih tenang, tekanan eksternal tidak ada," tutur Scaloni

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Paus Leo XIV Muncul Lagi Pa...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.