Tiga Lab UI Jadi Bagian dari Pusat Riset Vaksin
Minggu, 25 Sep 2022, 09:06 WIBDEPOK - Tiga laboratorium Universitas Indonesia (UI) dipercaya oleh Kementerian Kesehatan menjadi bagian dari laboratorium jejaring Organization of Islamic Cooperation (OIC) Center of Excellence (CoE) on Vaccine and Biotechnology Products atau pusat riset vaksin dan produk bioteknologi OIC.
Kepala Biro Humas dan KIP UI Amelita Lusia, M.Si. CPR di kampus UI Depok, Minggu (25/9), mengatakan tiga Lab UI yaitu Laboratorium Bioanalisis Universitas Indonesia-Daewoong Foundation (UI-DF), Integrated Laboratory Research Center (ILRC), dan Laboratorium Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI) yang didirikan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).
Kementerian Kesehatan meluncurkan laboratorium jejaring OIC CoE dalam rangka mendukung tercapainya tujuan kemandirian dalam produksi vaksin dan produk bioteknologi untuk kebutuhan negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Sebelumnya, Indonesia telah ditunjuk sebagai Organization of Islamic Cooperation - Center of Excellence (OIC - CoE) on Vaccine and Biotechnology Products dalam Resolutions of the 6th Session of the Islamic Conference of Health Ministers (ICHM) pada tahun 2017.
Pada konferensi tersebut, kerangka acuan pusat riset OIC dalam pengembangan vaksin dan produk bioteknologi di Indonesia disetujui dan diharapkan untuk segera dibuat.
Pada tahun 2018 OIC CoE secara resmi diluncurkan di Jakarta oleh Menteri Kesehatan dengan PT Biofarma sebagai OIC CoE Laboratory. Guna meningkatkan kerjasama dan kapasitas peneliti di negara anggota OIC, Standing Committee on Scientific and Technological Cooperation of the OIC (COMSTECH) mengadakan program Fellowship For Research and Advance Training in Virology and Vaccine Technologies.
Melalui program ini, Kemenkes RI memberikan kesempatan kepada empat peneliti dari Mesir dan Pakistan untuk magang di Indonesia.
"Mari saling berkolaborasi, saya percaya pertemuan dan kerja sama dengan OIC ini menjadi awal yang baik untuk melakukan penelitian bersama tentunya dengan hasil yang baik. Saya berharap kesempatan ini semakin meningkatkan sistem kesehatan dunia untuk generasi yang akan datang," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Prakiraan Cuaca BMKG Sebagian Besar Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Senin Malam
-
Setelah AGI, Dunia Harus Siap Hadapi Era AI Super yang Lebih Cerdas dari Manusia
-
Jepang Gandeng Malaysia Perkuat Keamanan Maritim di Asia
-
BMKG Nyatakan Gempa M6,8 di Jepang Tak Timbulkan Tsunami di Indonesia
-
Direksi Baru KPEI Resmi Bertugas, Tantangan Pasar Modal Menanti
-
G7 Kurangi Ketergantungan Pasokan Mineral dari Tiongkok
-
AVC Cup Women 2026: Tim Bola Voli Putri Indonesia Kalahkan Hong Kong 3-0
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.