ESDM Bangun Infrastruktur EBT Senilai 483,11 Miliar Rupiah

Sabtu, 23 Jul 2022, 00:03 WIB

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tahun ini akan membangun 33.476 unit barang milik negara (BMN) berupa infrastruktur energi baru terbarukan (EBT) senilai 483,11 miliar rupiah. Pembangunan infrastruktur itu untuk mempercepat transisi energi khususnya ke energi terbarukan.

Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM Sumartono di Jakarta, Jumat (22/7), mengatakan dari 33.476 unit BMN infrastruktur EBT itu meliputi Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) multi years contract (MYC) tahun ke-2 sebanyak 1.454 unit dengan pagu 19,73 miliar rupiah dan PJU-TS single year sebanyak 20.456 unit senilai 301,65 miliar rupiah.

Ket. Foto: Direktur Eksekutif IESR, Fabby Tumiwa — Sumber: ISTIMEWA

Kemudian, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap sebanyak 108 unit dengan pagu 59,64 miliar rupiah, Alat Penyalur Daya Listrik (APDAL) MYC tahun ke-2 sebanyak 11.365 unit dengan anggaran 78,3 miliar rupiah, dan terakhir adalah tiga unit Pembangkit Listrik Tenaga Multi Hydro (PLTMH) dengan pagu anggaran 23,77 miliar rupiah.

APDAL, jelas Sumartono, merupakan program baru Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM yang telah dilakukan sejak tahun lalu dan dilanjutkan pada tahun ini. APDAL merupakan suatu piranti penyimpanan dan penyaluran energi listrik berbasis baterai yang dapat diisi ulang pada stasiun pengisian energi listrik.

Kebijakan penyediaan APDAL tersebut seiring arahan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas pada 2020 yakni melistriki 433 desa yang tersebar di empat provinsi, meliputi Papua, Papua Barat, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wilayah pendistribusian APDAL pada 2021 dan 2022 meliputi Provinsi Papua dan Papua Barat yang akan menjangkau 215 desa sebanyak 12.597 unit. Penerima hibah BMN paket APDAL adalah pemerintah desa setempat yang menerima dan mengelola paket APDAL, termasuk cadangan APDAL.

Tambah Kapasitas

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, mengatakan program Kementerian ESDM membangun infrastruktur EBT itu patut diapresiasi. Apalagi kalau proyek tersebut berjalan dan dioperasikan dengan baik, dapat menambah kapasitas pembangkit energi terbarukan Tanah Air.

Dia menilai untuk PJU-TS perlu ada evaluasi terhadap keberlanjutan dari fasilitas tersebut. Berapa banyak unit yang masih beroperasi secara baik dalam 1-2 tahun terakhir. "Saya kira perlu ada monitoring secara berkala yang dilaporkan kepada publik status PJUTS yang sudah dipasang dalam lima tahun terakhir," kata Fabby.

Fabby mengatakan, di masa depan, ESDM dapat lebih mengoptimalkan anggaran untuk mendukung pengembangan energi terbarukan. Misalnya, dengan melakukan pengukuran dan pre-feasibility studies (FS) proyek PLTS skala besar yang dapat menjadi kandidat proyek dalam RUPTL dan bersinergi dengan pemda untuk melakukan pre-FS untuk proyek-proyek PLTS yang instalasinya bisa menggunakan anggaran pemda.

Pengamat Energi Terbarukan, Surya Darma, mengatakan investasi infrastruktur energi terbarukan oleh pemerintah pasti ada manfaatnya untuk masyarakat sekaligus bisa menaikkan porsi ET dalam bauran energi nasional. Namun yang menjadi masalah adalah mekanisme operasional dan pemeliharaan setelah semua unit dipasang.

"Mudah-mudahan, ke depan sudah dipikirkan agar tidak terulang kasus-kasus lama yang menyebabkan banyak infrastruktur ET ini terbengkalai dalam hal perawatannya," kata Surya.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

TASPEN Salurkan 400 Paket Sembako Senilai Rp155 Juta untuk Korban Gempa Flores.

Ndarboy Gank Sukses Goyang Panggung Pesta Rakyat di Bundaran HI dengan Kicau Mania

Kasus Kuota Haji, Yaqut Cholil Qoumas Bacakan Nota Perlawanan di Pengadilan.

WFH Tak Berlaku bagi ASN Pelayanan Publik, Pramono: Harus Ada di Lapangan!

Perangi TBC di Kepulauan Ponelo, DPRD Gorontalo Utara Apresiasi Para Kader.

Hilirisasi Ternak Ayam Dinilai Buka Peluang Ekonomi Besar di Gorontalo Utara.

Tayang Desember, Presale Tiket Avengers: Doomsday Mulai Salip Spider-Man: Brand New Day, Diproyeksikan Tembus US$100 Juta

IHSG Hari Ini Lanjutkan Penguatan di Tengah Pasar Cermati Sentimen Domestik dan Global

Penuh Makna, Pemkot Bekasi Tabur Bunga di Sasak Kapuk untuk Kenang Perjuangan Rakyat.

Harga Emas Antam Naik Rp18.000 Jadi Rp2,695 Juta/Gram pada Selasa (18/8)

Jepang Tuntaskan Tahap Akhir Pembuangan Limbah PLTN Fukushima

Kisah Haru HUT ke-81 RI, Polresta Soetta Berikan Kaki Palsu untuk Ojol Disabilitas.

Sekolah Rakyat Dorong Potensi Siswa, Dinsos Sulsel Sebut Bakat Mulai Bermunculan.

Wali Kota Eri Siapkan Ratusan Paskibraka Surabaya Jadi Duta Kampung Pancasila pada 2027

Presiden Iran Tawarkan Indonesia Bantuan Kemanusiaan Pasca-gempa NTT

7 Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan RI, RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Penuh Sukacita.

Menteri PU Pastikan Jalan Trans Flores Kembali Berfungsi Pascagempa di NTT

Unik! Satwa-satwa di Kebun Binatang Ragunan Ikut Lomba 17 Agustusan

Balai Taman Nasional Tambora NTB Kembangkan Sport Tourism lewat Tambora Jungle Run

Sudah Tepat Langkah PSIM Kirim Reva Adi  ke Borneo

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.