Porto Siap Menguji Kedalamam Skuad City

Selasa, 08 Sep 2026, 06:47 WIB

PORTO - Porto dan Manchester City langsung dihadapkan dengan ujian berat saat fase liga di turnamen Liga Champions 2026-27 dimulai. Pertarungan dua klub yang sama-sama mengawali musim domestik dengan sempurna itu berlangsung di Estadio do Dragao, Rabu (9/9) dini hari WIB. Laga ini sekaligus menjadi kesempatan bagi keduanya untuk mengukur ambisi di panggung Eropa.

Bagi Manchester City, pertandingan ini menandai era baru. Untuk pertama kalinya sejak musim 2015-16, The Citizens menjalani petualangan Liga Champions tanpa Pep Guardiola sebagai pelatih. Kini tanggung jawab berada di tangan Enzo Maresca, yang sudah memiliki pengalaman menaklukkan kompetisi Eropa.

Ket. Foto: Penyerang FC Porto, William Gomes, merayakan gol kedua timnya bersama Pepe di pertandingan Liga Portugal antara FC Porto lawan Moreirense FC di Stadion Dragao, Porto, pada 4 September 2026. — Sumber: Miguel RIOPA / AFP

Maresca membawa Chelsea menjuarai UEFA Conference League 2024-25. Dalam enam pertandingan Liga Champions bersama Chelsea di paruh kedua 2025, dia mencatat tiga kemenangan, satu imbang dan dua kekalahan. Salah satu pencapaian terbaiknya adalah kemenangan telak 3-0 atas Barcelona.

Manchester City sempat dikalahkan Arsenal dengan skor serupa di laga Community Shield. Namun, kekalahan tersebut segera dibalas dengan performa sempurna di Liga Inggris. City mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan melawan Bournemouth, Crystal Palace dan Coventry City.

Kemenangan atas Coventry ditentukan gol ke-300 Erling Haaland dalam karier profesionalnya. Gol tersebut sekaligus membuat striker Norwegia itu memecahkan salah satu rekor Sergio Aguero di Manchester City. Meski demikian, City harus berterima kasih kepada Gianluigi Donnarumma yang tampil gemilang mengamankan gawang dari tekanan Coventry.

Clean sheet itu menjadi yang pertama bagi City musim ini di semua kompetisi. Namun, performa tandang mereka di Liga Champions masih menjadi persoalan. Dalam sembilan pertandingan tandang terakhir di kompetisi ini, City hanya menang dua kali dan menelan enam kekalahan.

Porto justru datang dengan modal lebih meyakinkan. Setelah absen dua tahun, klub Portugal itu kembali ke jajaran elite Liga Champions. Terakhir kali Porto bermain di kompetisi ini adalah musim 2023-24 ketika perjalanan mereka dihentikan Arsenal melalui adu penalti pada babak 16 besar.

Dua musim berikutnya di Liga Europa juga tidak terlalu berhasil. Porto disingkirkan Roma pada laga playoff 2024-25 dan Nottingham Forest di perempat final musim lalu. Namun, keberhasilan merebut kembali gelar Primeira Liga pada musim 2025-26 mengantarkan mereka kembali ke Liga Champions. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.