Kemendikbudristek Dorong Riset Para Dosen Vokasi
Senin, 11 Jul 2022, 19:40 WIBJAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mendorong riset para dosen di lingkungan perguruan tinggi vokasi. Hal tersebut demi meningkatkan kekayaan intelektual (KI) berupa paten serta penerbitan artikel bereputasi.
"Upaya ini dilakukan untuk mendorong penyelenggara pendidikan vokasi berinovasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan sehingga mampu menghasilkan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat dan direkognisi secara internasional," ujar Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbursitek, Kiki Yuliati, dalam acara sosialisasi, di Jakarta, pekan lalu.
Dia menyebut, dosen masih perlu didampingi baik dalam menyusun draf paten maupun pendaftaran, termasuk dalam hal penulisan artikel ke dalam jurnal bereputasi. Belum semua politeknik negeri memiliki sentra KI sebagai unit yang fokus membantu dalam pengusulan paten.
Dia memaparkan, perlu langkah strategis, mulai dari meningkatkan jumlah pendidikan dan pelatihan vokasi, perbaikan sistem pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi. Selain itu, penambahan jumlah lulusan vokasi yang memiliki sertifikat tenaga terampil, pendidikan dan pelatihan vokasi yang melibatkan swasta dan korporasi sehingga lebih mengerti jumlah dan kebutuhan SDM (link and match).
"Serta memperbanyak jumlah pembelajaran berbasis industri atau teaching factory (tefa) dan memberikan kesempatan bagi praktisi agar dapat mengajar di SMK dan politeknik," tambahnya.
Lebih lanjut, Kiki menekankan, upaya untuk mendorong industri-industri dalam kawasan industri melaksanakan kerja sama dengan pendidikan vokasi harus terus digalakkan. Demikian juga peningkatan kerja sama pendidikan vokasi dengan para pelaku usaha menengah kecil mikro (UMKM) untuk membangun sinergi kekuatan nasional.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.