Pajak PTS Perlu Dipilah

Rabu, 01 Des 2021, 07:06 WIB

JAKARTA - Ditjen Pajak diminta melakukan pemilahan objek pajak perguruan tinggi swasta (PTS). Harapan ini dikemukakan Sekretaris Dirjen Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, Paristiyanti Nurwardani, di Jakarta, Selasa (30/11).

"Perlu dilakukan pemilihan kampus swasta yang seharusnya menjadi objek pajak dan tidak," ujar Paristiyanti. Dia mengatakan ini dalam dialog "PTS Jadi Objek Pajak, Tepat atau Perlu Revisi?"

Ket. Foto: Sekretaris Dirjen Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, Paristiyanti Nurwardani — Sumber: istimewa

Dia menambahkan, jika PTS tersebut sudah mempunyai keuangan yang baik, bahkan memiliki hotel, maka bisa dijadikan objek pajak. Sedangkan kampus yang kesulitan secara ekonomi, tidak perlu menjadi objek pajak, bahkan harus dibantu.

Paristiyanti memberi contoh di Amerika Serikat. Di AS, perguruan tinggi adalah entitas bebas pajak. PTS Amerika Serikat melaporkan internal revenue service untuk umum. "PTS maupun PTN Amerika Serikat, membayar bentuk pajak lain seperti pajak gaji untuk karyawan. Hal ini sama dengan yang terjadi di Indonesia," terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi, Prof dr Jurnalis Uddin PAK, mengatakan bahwa memang ada sejumlah pajak yang dinilai memberatkan dunia pendidikan. Di antaranya, pajak untuk pembelian alat kesehatan yang digunakan buat penelitian.

Selain itu juga pajak bumi dan bangunan (PBB). Padahal nilai jual objek pajak terus naik setiap tahun. Selanjutnya, sisa lebih yang tidak dimanfaatkan selama empat tahun dan berlaku progresif.

Di satu sisi, pihak yayasan sebagai pengelola PTS kesulitan menggunakan sisa lebih tersebut karena membutuhkan waktu untuk menabung, misalnya, untuk pembangunan gedung maupun perluasan lahan.

Anggota Komisi XI DPR, Ecky Awal Mucharam, menambahkan dalam UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan, jasa pendidikan tidak dikenakan pajak. Namun, jasa pendidikan masuk ke dalam objek pajak.

"Konsekuensinya, lembaga pendidikan akan dibebani berbagai administrasi perpajakan agar mendapatkan nol persen," kata Ecky.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPVNJ) Dr Prasetyo Hadi, mengatakan pihaknya secara resmi meluncurkan UPNVJStore.

UPNVJStore merupakan kolaborasi UPNVJ dengan Bhinneka, sebuah perusahaan e-commerce. Dia sekarang menjadi platform Bussiness Super Ecosystem yang mempertemukan para pelaku bisnis untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa.

UPVNJStore untuk mendorong kreativitas mahasiswa mengembangkan entrepreneurship di lingkungan pendidikan. Keluarga besar UPNVJ yang memiliki usaha bisa bergabung di dalamnya baik mahasiswa, dosen, alumni, tenaga pendidik, pramusaji, office boy, satpam, maupun pedagang di lingkungan kampus.

Ditambahkannya, UPVNJStore disiapkan sebagai wadah untuk seluruh civitas academica yang ingin memulai berbisnis.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Agus Supriyatna

Berita Terbaru

Formula 1: Antonelli Akui Mercedes Tak Lagi Tercepat, McLaren Mulai Mengancam

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.