- Home
-
- Megapolitan
-
- Polemik Sumur Resapan, Fer...
Polemik Sumur Resapan, Ferdinand Hutahaean Semprot Pemprov DKI Jakarta
Senin, 08 Nov 2021, 16:20 WIBRamai menjadi perbincangan di sosial media twitter, Ferdinand Hutahaean menyebut pembuatan sumur resakan di DKI Jakarta sebagai proyek tanpa akal.
Kata Ferdinand, pembuatan sumur resapan di DKI Jakarta ini tanpa akal karena dibangun di atas trotoar.
"Padahal proyek trotoar dulu sudah menghabiskan anggaran banyak, skrg dihancurin lagi utk bikin sumur resapan yang posisinya lebih tinggi dari permukaan jalan," cuit Ferdinand dalam akun Twitter miliknya, Minggu 7 November 2021.
Menurutnya, ??Sumur resapan di DKI Jakarta yang dibuat di atas trotoar sebagai proyek tidak ada akal.
"Benar2 Pemprov DKI Jakarta ngga ada akal..!!," kata Ferdinand.
Perlu diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang memasifkan pembangunan sumur resapan sebagai antisipasi bencana hidrometeorologi.
Proyek ini juga dibuat sebagai program untuk mengatasi banjir di DKI Jakarta, selain melakukan normalisasi 13 sungai.
"Kami sudah mengetahui yang disampaikan BMKG, setiap tahun ada peningkatan debit hujan, untuk itu kami akan melaksanakan program-program yang sudah diputuskan dan mewujudkannya," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria.
Program dalam solusi banjir di Jakarta yang hendak diselesaikan oleh Pemprov DKI Jakarta adalah pengerukan sungai, waduk, embung; dan memasifkan pembangunan sumur resapan.
Maka dari itu, pemerintah pusat mengerjakan proyek normalisasi 13 sungai dengan kewajiban pembebasan lahan ada di tangan Pemprov DKI.
Bencana hidrometeorologi sendiri adalah sebuah bencana yang diakibatkan oleh parameter-parameter meteorologi.
Hal itu, di antaranya curah hujan, kelembapan, temperatur, dan angin.
Bencana yang termasuk ke dalam bencana hidrometeorologi, antara lain kekeringan, banjir, badai, kebakaran hutan, el nino, la nina, longsor, dan berbagai bencana lainnya.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Zulfikar Ali Husen
Berita Terkait:
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
-
Korea Selatan Menuju Piala Dunia 2026 di Tengah Tekanan dan Kritik
-
Saham Asia Anjlok, Harga Minyak Mentah di Atas $100 di Tengah Kebuntuan AS-Iran
-
Rumah Hancur, Penghuninya Tewas Akibat Ledakan Petasan
-
Lestari Moerdijat: Remaja Harus Jujur soal Usia saat Daftar di Akun Media Sosial
-
Kasus Pembunuhan WNA Korea di Bekasi Terungkap, Eksekutor Dibayar Rp139 Juta
-
Dampak Ngeri AI bagi Keamanan Negara, Jepang Mulai Bentengi Sektor Vital
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.