Medvedev Jegal Ambisi Djokovic

Selasa, 14 Sep 2021, 02:05 WIB

NEW YORK - Daniil Medvedev menggagalkan ambisi Novak Djokovic menyapu bersih gelar Grand Slam dalam satu tahun kalender. Petenis Russia itu meraih kemenangan tiga set langsung pada final AS Terbuka di Arthur Ashe Stadion, Senin (13/9) dini hari WIB. Sukses Medvedev juga membuat Djokovic gagal memecahkan rekor gelar tunggal putra Grand Slam.

Medvedev yang merupakan petenis peringkat dua dunia mendominasi atas Djokovic dan menang 6-4, 6-4, 6-4. Kekalahan itu membuat Djokovic gagal menyapu bersih gelar Grand Slam dalam satu tahun kalender pertama sejak 1969.

Ket. Foto: Gagal Pecahkan Rekor I Petenis Russia, Daniil Medvedev (kanan) dan Petenis Serbia, Novak Djokovic memegang piala setelah pertandingan final US Open di USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York, Senin (13/9) dini hari WIB. Medvedev menggagalkan ambisi Djokovic ukir rekor berkat kemenangan 6-4, 6-4, dan 6-4. — Sumber: Kena Betancur/AFP

Koleksi gelar Grand Slamnya masih sama dengan torehan Roger Federer dan Rafael Nadal di puncak daftar gelar sepanjang kariernya.

"Maaf untuk Anda para penggemar dan Novak karena kita semua tahu apa yang akan dia lakukan," ujar Medvedev.

"Apa yang telah dia capai dalam kariernya, bagi saya, dia adalah pemain tenis terbesar dalam sejarah," sambungnya.

Medvedev, runner-up AS Terbuka 2019, merebut gelar Grand Slam pertamanya setelah tiga kali untuk kali ketiga di final. Laga kontra Djokovic kali ini merupakan pertandingan ulang final Australia Terbuka yang berlangsung Februari lalu. Laga itu dimenangkan oleh petenis Serbia berusia 34 tahun itu.

Upaya Djokovic untuk menyapu bersih gelas AS Terbuka, Prancis Terbuka, dan Australia Terbuka serta Wimbledon di tahun yang sama untuk pertama kalinya sejak Rod Laver melakukannya 52 tahun lalu gagal pada rintangan terakhir. Laver, legenda tenis Australia berusia 83 tahun itu berada di antara 23.700 orang yang menonton di Arthur Ashe Stadion.

Djokovic gagal meraih gelar AS Terbuka keempatnya. Dia akan memasuki 2022, imbang dengan rival "Tiga Besar" Roger Federer dan Rafael Nadal, keduanya absen karena cedera, dengan rekor 20 gelar Grand Slam putra sepanjang masa.

Djokovic Lega

Terduduk setelah pertandingan, Djokovic yang menangis mengatakan dia diliputi emosi. "Lega," ucapnya. "Saya senang itu berakhir karena beban untuk turnamen ini dan semua yang harus saya hadapi secara mental, emosional sepanjang turnamen dalam beberapa pekan terakhir sangat banyak," sambungnya.

Alih-alih bergabung dengan Laver dan Don Budge, yang menyapu bersih gelar Grand Slam putra pertama pada tahun 1938, Djokovic menjadi orang ketiga yang kalah pada pertandingan terakhir saat berusaha menyapu bersih setelah petenis Australia Jack Crawford pada tahun 1933 dan Lew Hoad pada tahun 1956.

Medvedev, 25, menjadi pria Russia ketiga yang memenangkan gelar Grand Slam setelah Yevgeny Kafelnikov di Prancis Terbuka 1996 dan Australia Terbuka 1999 serta Marat Safin di AS Terbuka 2000 dan Australia Terbuka 2005. ben/AFP /S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.