Pemerintah Merancang Skema Hidup Berdampingan Menuju Endemi Covid-19, Berikut Penjelasannya

Kamis, 19 Agu 2021, 15:58 WIB

Pemerintah sedang menggodok roadmap hidup berdampingan dengan virus Covid-19. Dalam cacatan hal tersebut belum dirincikan seperti apa roadmapnya, Ketua Satgas Covid-19 Ganip Warsito menyebut ada tiga kunci utama agar Indonesia bisa berdampingan dengan virus corona.

Keterangan Ganip, untuk mengubah pandemi menjadi endemi, kunci pertama dalam hal ini penerapan protokol kesehatan dengan tingkat yang lebih tinggi.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

"Dalam arti merubah pandemi menjadi endemi, merubah kedaruratan menjadi ketahanan, sehingga kita bisa beraktivitas dengan baik di tengah endemi nanti. Pilarnya ada tiga. Pertama, kita disiplin protokol kesehatan 3 M (memakai makser, mencuci tangan dan menjaga jarak)," kata Ganip usai memberikan bantuan mobil masker di Kantor Gubernur Bali, Kamis (18/9).

Penjelasan yang kedua adalah meningkatkan testing dan testing, tracing dan treatment. Lalu ketiga, meningkatkan vaksinasi Covid-19.

"Testing ini kan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. ketiga itu vaksinasi, Jadi tiga pilar ini untuk menuju ke endemi tadi, nah ini kita tingkatkan. Seperti Bali misalnya, Bali sudah vaksinasi tinggi, bahkan dosis pertama sudah melebihi 100 persen, kemudian yang dosis kedua sudah mendekati separuhnya," jelas dia.

Dengan begitu, beliau menegaskan ketiga pilar tersebut sebenarnya telah dilakukan pemerintah. Meski, kasus tingkat penularan masih terus terjadi. Maka dari itu, pemerintah akan terus mengevaluasi ketiga pilar tersebut untuk mengendalikan kasus Covid-19 di Indonesia.

"Tapi mengapa masih penularan terjadi? Kita evaluasi, apakah 3T yang masih kurang, apa itu menyangkut prokes yang berkurang, dan ini sama sama kita perbaiki," tutup dia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah meminta sejumlah kementerian dan lembaga terkait menyusun roadmap agar masyarakat bisa hidup berdampingan dengan Covid-19. Nantinya, akan ada pengendalian protokol kesehatan berbasis digital yang mencakup 6 sektor yakni perdagangan, kantor, transportasi, pariwisata, keagamaan, dan pendidikan.

Namun, hal ini menuai kontra dari sejumlah pihak karena menilai pandemi belum sepenuhnya terkendali. Meski ada pula yang pro dan menilai hal ini langkah yang positif.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Zulfikar Ali Husen

Berita Terbaru

Pelaku Pembuang Air Aki ke Sungai Diidentifikasi dan Akan Ditindak Tegas DLHK Depok

Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Pergudangan Taman Tekno Menyusul Digulungnya Sindikat Uang Palsu

Gubernur Pramono Kukuhkan Fauzi Bowo Sebagai Ketua Dewan Adat dan Kebudayaan Betawi

Soal Pejabat BI Baru, OJK: Makin Banyak Perempuan di Posisi sStrategis

Polres Lumajang Bantu Padamkan Karhutla di Gunung Semeru dengan Kayu dan Ranting Pohon

Atasi Kekeringan dan Polusi Udara, Pemprov DKI dan BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

Belitung Diprakirakan BMKG Berpotensi Alami Musim Kemarau hingga November 2026

Kemenag Sulut Tingkatkan Kompetensi Guru PAI Baca Al-Qur'an

Pemkot Tangerang Perkuat Akses Pendidikan hingga Program Kesetaraan Guna Cegah Anak Putus Sekolah

Viral di Depok, Mobil Pick up Buang Muatan Air Aki ke Sungai

OutSystems Perluas Solusi AI untuk Percepat Proses Kredit Perbankan

Kredit Fiktif Bank BUMN Rugikan Negara Rp4,9 Miliar, Dua Tersangka Ditahan Kejati Jateng

Mau Piknik? Inilah Lima Lokasi Favorit Pilihan Keluarga di Kota Tangerang

Bukan karena Demonstrasi, Ini Rekayasa Lalu Lintas Saat Merdeka Run 2026 Sabtu Besok

Animo Tinggi! 10.000 Pelari Bakal 'War' Jalur 8K di Ajang Merdeka Run 2026

Tepung Singkong jadi Pemadam Kebakaran, Ini Risetnya

KKP Dorong 65 Kampung Nelayan Merah Putih Kembangkan Unit Usaha

Pertamina Kirim 2 Kapal Tanker ke Bali Angkut 24,2 Juta Liter Pertalite Perkuat Stok Pulau Dewata

Potensi Awan Hujan Riau 30 Agustus-1 September, Menhut Raja Antoni Minta OMC Dimaksimalkan.

Bocoran GTA 6 Makin Gila dari Cyberleek, Tapi 6 Fitur Penting Ini Malah Masih Misterius

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.