Tepung Singkong jadi Pemadam Kebakaran, Ini Risetnya

Jumat, 28 Agu 2026, 17:15 WIB

SEMARANG-- Peneliti Sekolah Vokasi (SV) Universitas Diponegoro Semarang Dr. Mohamad Endy Julianto melakukan riset tentang pemanfaatan pati singkong sebagai basis teknologi pemadaman kebakaran.

"Pati singkong bukanlah zat pemadam api secara alami. Justru, pati merupakan material organik yang dapat terbakar," katanya, dalam pernyataan di Semarang, Jumat.

Ket. Foto: Peneliti Sekolah Vokasi (SV) Universitas Diponegoro Semarang Dr. Mohamad Endy Julianto. — Sumber: ANTARA/HO-Undip

Karena itu, kata dia, pendekatan yang lebih rasional adalah merekayasa pati singkong menjadi formulasi berbasis air, seperti water-enhancing agent, gel suppressant, atau hidrogel.

Jadi, air mampu melekat lebih lama pada vegetasi, menyerap panas, mempertahankan kelembapan, dan memperlambat penyebaran api.

Dengan kata lain, kata dia, yang menjadi kekuatan bukan sekadar tepungnya, melainkan rekayasa material yang mengubah pati menjadi sistem pemadam yang lebih fungsional.

Menurut dia, kajian tersebut, sekaligus memberikan perspektif ilmiah yang jauh lebih presisi terhadap istilah populer "ubi bombing".

Ia mengatakan riset tersebut tidak sekadar melihat singkong sebagai bahan sederhana yang mudah ditemukan.

Akan tetapi, membedahnya dari perspektif teknik kimia, ilmu material, "transport phenomena", "process safety", hingga rekayasa pemadaman kebakaran.

Di sinilah, keunggulan pendekatan rekayasa kimia terlihat, yakni pati singkong memiliki gugus hidroksil yang bersifat hidrofilik sehingga dapat berinteraksi dengan air.

Melalui proses seperti gelatinisasi, modifikasi, grafting, dan cross-linking, lanjut dia, pati berpotensi dikembangkan menjadi jaringan hidrogel yang mampu mempertahankan air lebih lama.

Konsepnya sederhana tetapi sangat kuat, yakni pati singkong mengalami rekayasa formulasi menghasilkan hidrogel yang membuat air tertahan sehingga adhesi meningkat, panas terserap, temperatur bahan bakar menurun, dan propagasi api terhambat.

Ia mengatakan formulasi ideal harus memiliki keseimbangan antara viskositas, kemampuan menyerap air, adhesi, kemudahan dipompa, kemampuan disemprotkan, serta ketahanan terhadap evaporasi dan "runoff".

Bahkan, karakter "shear-thinning" menjadi sangat penting, yakni bagaimana material cukup encer ketika dipompa dan disemprotkan, tetapi mampu menjadi lebih melekat setelah mencapai permukaan vegetasi.

"Inilah wilayah pertemuan antara rekayasa kimia, mekanika fluida, dan rheology," kata pengajar Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) SV Undip itu.

  • singkong pemadam kebakaran

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Koran Jakarta, Sujar

Berita Terbaru

Belitung Diprakirakan BMKG Berpotensi Alami Musim Kemarau hingga November 2026

Kemenag Sulut Tingkatkan Kompetensi Guru PAI Baca Al-Qur'an

Pemkot Tangerang Perkuat Akses Pendidikan hingga Program Kesetaraan Guna Cegah Anak Putus Sekolah

Viral di Depok, Mobil Pick up Buang Muatan Air Aki ke Sungai

OutSystems Perluas Solusi AI untuk Percepat Proses Kredit Perbankan

Kredit Fiktif Bank BUMN Rugikan Negara Rp4,9 Miliar, Dua Tersangka Ditahan Kejati Jateng

Mau Piknik? Inilah Lima Lokasi Favorit Pilihan Keluarga di Kota Tangerang

Bukan karena Demonstrasi, Ini Rekayasa Lalu Lintas Saat Merdeka Run 2026 Sabtu Besok

Animo Tinggi! 10.000 Pelari Bakal 'War' Jalur 8K di Ajang Merdeka Run 2026

Tepung Singkong jadi Pemadam Kebakaran, Ini Risetnya

KKP Dorong 65 Kampung Nelayan Merah Putih Kembangkan Unit Usaha

Pertamina Kirim 2 Kapal Tanker ke Bali Angkut 24,2 Juta Liter Pertalite Perkuat Stok Pulau Dewata

Potensi Awan Hujan Riau 30 Agustus-1 September, Menhut Raja Antoni Minta OMC Dimaksimalkan.

Bocoran GTA 6 Makin Gila dari Cyberleek, Tapi 6 Fitur Penting Ini Malah Masih Misterius

Event Akhir Pekan Jakarta 29-30 Agustus 2026: Dari Pameran FLONA Hingga Pertunjukan Balet

Hasil Undian Liga Champions 2026/27: Deretan Tim Pemenang dan Pecundang di Fase 36 Besar

Bukan Situasi Darurat! Ini Misi 3 F-16 Fighting Falcon TNI AU di Atas Langit Jakarta

Diresmikan Gubernur Pramono, RS Tria Dipa Siapkan 100 Tempat Tidur dan Layanan BPJS

2.000 Rumah di Jakarta Utara Bakal Dibedah, Warga Tak Layak Huni Dapat Bantuan Rp20 Juta

Pesawat Tempur Lalu-lalang di Langit Jakarta Bikin Warga Bertanya, TNI AU Ungkap Faktanya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.