Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Tidak Akibatkan Bencana, BMKG Ingatkan Aceh Masih Diguyur Hujan dan Angin Kencang

📅 Selasa, 10 Agu 2021, 19:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Akibatkan Bencana, BMKG Ingatkan Aceh Masih Diguyur Hujan dan Angin Kencang Doc: ANTARA/Khalis
Ket. Ilustrasi banjir akibat intensitas hujan tinggi menggenangi jalan di Gampong (desa) Doy, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Jumat (8/5/2020).

Banda Aceh - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan angin kencang, hujan ringan hingga lebat, masih mengguyur wilayah Aceh dalam beberapa hari ke depan, sehingga warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

"Memang kita prakirakan dalam kurun waktu dua hingga tiga hari ke depan itu secara umum masih terjadi hujan ringan hingga lebat di Aceh," kata Koordinator Data dan Informasi BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh Besar Zakaria Ahmad di Banda Aceh, Selasa.

Zakaria menjelaskan wilayah yang berpotensi masih diguyur hujan ringan hingga lebat seperti Kabupaten Aceh Besar, Aceh Jaya, Gayo Lues, Banda Aceh, Aceh Barat Daya dan Aceh Barat dan beberapa daerah lain.

Sedangkan daerah dengan potensi hujan sedang hingga lebat terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Timur, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe dan Bener Meriah.

"Kalau kita lihat di Aceh ada belokan angin, ada kumpulan massa udara dan anomali suhu muka laut di bagian barat Sumatera, laut Andaman, Selat Malaka, artinya ini wilayah yang berpengaruh terhadap Aceh, sehingga memungkinkan terjadi penguapan air laut yang membentuk awan-awan hujan," katanya.

Selain itu, kata Zakaria, masyarakat juga perlu mewaspadai angin kencang di wilayah Aceh. Ia menjelaskan sejak Juli-September 2021, Aceh sudah memasuki musim baratan dan angin baratan.

"Artinya di musim baratan ini angin lebih kencang dan arah angin dari barat daya atau dari barat dengan kecepatan antara 10-40 kilometer per jam, bahkan bisa lebih, sudah masuk kategori sedang," katanya.

Menurut dia kecepatan angin yang mencapai 40 kilometer per jam atau lebih itu juga berpengaruh terhadap terjadinya ketinggian gelombang laut yang mencapai 6 meter dalam beberapa hari ke depan.

"Untuk penyeberangan Banda Aceh - Sabang tinggi gelombang 1,25 sampai 2,5 meter, ini sudah kategori harus waspada, begitu juga dengan penyeberangan Meulaboh - Simeulue, itu kategori menengah," katanya.

Oleh sebab itu, Zakaria, juga mengimbau masyarakat untuk waspada banjir, tanah longsor dan bencana hidrometeorologi lainnya. Begitu juga dengan nelayan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melaut.

"Kalau bisa tidak melaut ya tidak melaut, tapi kalau tetap harus mencari nafkah, maka hindari untuk melaut lebih ke tengah-tengah laut, selalu waspada dan alat komunikasi selalu aktif," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Sempat Tertekan, Shnaider k...
Megapolitan
Pasar Literasi 2026, Upaya ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.