Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Myanmar Memperpanjang Keadaan Darurat Dengan Jenderal Min Aung Hlaing Melantik Dirinya Sendiri Sebagai PM

📅 Senin, 02 Agu 2021, 08:32 WIB | Oleh:
Myanmar Memperpanjang Keadaan Darurat Dengan Jenderal Min Aung Hlaing Melantik Dirinya Sendiri Sebagai PM Doc: istimewa

Jenderal yang mengambil alih kekuasaan dalam kudeta di Myanmar pada Februari telah menunjuk dirinya sendiri sebagai perdana menteri dan mengatakan aturan darurat sekarang dapat diperpanjang hingga Agustus 2023.

Dalam pidato selama satu jam, Min Aung Hlaing berjanji untuk mengadakan "pemilihan multi-partai yang bebas dan adil" tetapi juga menyebut partai terpilih yang dia singkirkan sebagai "teroris" yang dilansir dari BBC.

Ratusan orang tewas dalam protes lanjutan menentang kudeta militer.

Banyak pengunjuk rasa berada dalam sistem perawatan kesehatan, yang telah runtuh di tengah lonjakan besar infeksi COVID-19.

Myanmar sejauh ini melaporkan 300.000 kasus dan 9.300 kematian, meskipun pengujian terbatas yang tersedia menunjukkan angka-angka itu terlalu rendah.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, dia menuduh mereka yang menentang kudeta sengaja menyebarkan COVID-19.

Dia berbicara tentang "berita palsu dan informasi yang salah melalui jejaring sosial" tentang kebijakan COVID-19 pemerintahnya, menyebutnya sebagai "alat bioterorisme".

Wartawan BBC Jonathan Head di Bangkok mengatakan ini merupakan bagian dari pidato yang aneh, mulai dari kebutuhan untuk menanam lebih banyak kapas dan bawang bombay hingga kecaman terhadap mereka yang mencoba menghancurkan negara dan tradisi Myanmar.

Jenderal mengatakan COVID-19 akan ditanggulangi melalui lebih banyak vaksin, libur nasional yang diperpanjang dan apa yang disebutnya kerja sama yang harmonis dari rakyat.

Tetapi koresponden kami mengatakan lusinan personel medis telah ditangkap dan lebih banyak lagi yang bersembunyi sejak kudeta, sementara orang-orang yang mencari perawatan mengatakan militer menolak mereka dari rumah sakit, dan membatasi akses ke oksigen, menyebabkan banyak orang meninggal di rumah mereka.

Setelah militer merebut kekuasaan pada Februari, aturan darurat satu tahun diumumkan.

Namun kampanye pembangkangan sipil nasional terus berlanjut, dengan puluhan ribu pekerja dipecat atau mogok.

Jenderal Min Aung Hlaing bersikeras negara itu stabil, menambahkan: "Saya berjanji untuk mengadakan pemilihan multi-partai tanpa gagal."

Tidak jelas apa partai-partai itu, dengan jenderal yang menyebut Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang digulingkan dan para pendukungnya "ekstremis [yang] memilih tindakan terorisme daripada melakukan atau menyelesaikannya sesuai dengan hukum".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...

Bansos untuk Judol, 259 Penerima Ditangguhkan

22 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Bansos untuk Judol, 259 Pen...
Nasional
MK Jadi Harapan dan Keperca...
Luar Negeri
Korsel Darurat Malaria di T...
Luar Negeri
Siap Jadi Magnet Turis, Kas...
Angin Segar Dunia Otomotif, Presiden Janjikan Insentif Kredit Ringan Tanpa DP Motor Listrik

Angin Segar Dunia Otomotif, Presiden Janjikan Insentif Kredit Ringan Tanpa DP Motor Listrik

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.