Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads
-

Sasaran Penerima Bansos Mesti Diperluas

📅 Sabtu, 03 Okt 2020, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Skema bantuan sosial khususnya bantuan langsung tunai tidak diarahkan dengan baik, sehingga banyak penggunaannya tidak sesuai yang diharapkan pemerintah," kata Badiul.

Bantuan sosial yang dikucurkan oleh pemerintah guna mendorong daya beli masyarakat juga belum sepenuhnya dapat menutupi kebutuhan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Pemerintah, jelasnya, harus mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan bantuan sosial, mulai dari penerima bantuan dan besaran bantuan yang diberikan. Bukan rahasia lagi, sejak awal problem bansos adalah akurasi data.

Besaran bantuan dengan nominal 300-600 ribu rupiah per bulan juga, katanya, sulit diharapkan bisa berdampak signifikan karena rata-rata keluarga penerima manfaat (kpm) bantuan antara 3-4 orang per kpm.

Sementara itu, Ekonom Universitas Diponegoro (Undip), Eshter Sri Astuti, mengatakan bantuan sosial nilainya tidak seberapa sehingga tidak mampu mengangkat daya beli masyarakat.

n SB/uyo/E-9

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.