Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads
-

Keliling Spot Keren di Kota Udang

📅 Jumat, 15 Mar 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Taman Sunyaragi dan Trusmi

Dari Keraton kasepuhan, bus akan melaju ke Gua Sunyaragi. Jika Anda sudah puas berkeliling keraton, perjalanan menarik lain untuk disambangi adalah Taman Gua Sunyaragi.

Goa Sunyaragi merupakan salah satu benda cagar budaya yang berada di Kota Cirebon dengan luas sekitar 15 hektare. Dahulu kompleks gua tersebut dikelilingi Danau Jati. Selain itu di goa tersebut banyak terdapat air terjun buatan sebagai penghias, dan hiasan taman seperti gajah, patung wanita perawan sunti, dan patung garuda.

Goa paling besar adalah Goa Peteng yang digunakan untuk bersemedi. Selain itu ada Goa Pande Kemasan yang khusus digunakan untuk pembuatan senjata sekaligus tempat penyimpanannya. Perbekalan dan makanan prajurit disimpan di Goa Pawon. Goa Pengawal yang berada di bagian bawah untuk tempat berjaga para pengawal. Sedang Gua Padang Ati (Hati Terang), khusus tempat bertapa para Sultan.

Dari titik Sunyaragi, Citros menuju rute akhir yakni kembali ke Trusmi. Melalui Jalan Pemuda - Cipto Mangunkusumo - Tuparev - H Juanda.

Dengan menggunakan Citros, masyarakat sebenarnya bisa memilih titik lokasi yang menarik yang bisa dikunjungi. Apakah ke keraton, Gua Sunyaragi, Makam Sunan Gunung Jati atau hanya ingin berbelanja batik di Trusmi.

Batik Trusmi berhasil menjadi ikon batik dalam koleksi kain nasional. Batik Cirebon sendiri termasuk golongan Batik Pesisir, namun juga sebagian batik Cirebon termasuk kelompok batik keraton.

Hal ini dikarenakan Cirebon memiliki dua keraton yaitu Keratonan Kasepuhan dan Kanoman, yang konon berdasarkan sejarah dari dua keraton ini muncul beberapa desain batik Cirebonan klasik yang hingga sekarang masih dikerjakan sebagian masyarakat Desa Trusmi seperti Mega Mendung, Paksinaga Liman, Patran Keris, Patran Kangkung, Singa Payung, Singa Barong, Banjar Balong, Ayam Alas, Sawat Penganten, Katewono, Gunung Giwur, Simbar Menjangan, Simbar Kendo dan lain-lain. tgh/R-1

Keraton dan Kota Tua

Setelah puas berkeliling makam Sunan gunung Jati, Anda bisa menunggu kedatangan Citros berikutnya. Biasanya, penumpang Citros juga sama saja, akan turun di kompleks makam, sehingga ada kursi yang kosong.

Dari sana, perjalanan Citros akan melintasi Jalan Siliwangi - Veteran - Sisingamangaraja, dan Keraton Kasepuhan. Berhenti sejenak, Citros melanjutkan perjalanan melintasi kota tua di Jalan Pulasaren, Lawanggada, Kesambi dan berhenti lagi di Gua Sunyaragi.

Nah saat tiba di Keraton Kasepuhan, tidak ada salahnya untuk turun dan kembali menjelajahi keraton tertua yang ada di Jawa Barat ini.

Menjelajahi keraton kasepuhan bisa dilakukan setiap saat. Namun akan lebih ramai jika menjelang Maulid atau hari raya. Keraton akan bersolek dan lebih menarik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Anak Berkarunia Khusus Mendapat Tempat di Jakarta

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Anak Berkarunia Khusus Mend...
Megapolitan
Pemprov Terus Memperbaiki S...
Advertisement
Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.