Seni Memasak dalam 'Cooking Class
📅 Rabu, 19 Sep 2018, 01:00 WIB | Oleh: Tim PenulisDari Tren ke Softskill
Kebanyakan peserta yang mengikuti kelas memasak mengaku, tidak hanya sekadar untuk berwisata kuliner saja, namun kelas memasak ini dapat dijadikan ajang untuk mengasah kemampuan dan minat di dunia masak memasak.
"Kalau saya hanya ingin belajar memasak praktis dan sehat saja. Kadang kalau makan di luar rumah terus jadi tidak sehat untuk badan kita. Masak sendiri lebih sehat dan jadi menyenangkan kalau sudah tahu tekniknya," ujar Andi karyawan sebuah perusahaan swasta di Jakarta.
Lain Andi lain pula pengakuan Nissa. "Kalau ikut kelas memasak ini, jadi lebih tahu tak hanya menu menu yang populer tetapi juga bagaimana cara menyajikannya. Ini juga penting agar makanan yang kita buat memberikan selera pada orang yang akan kita suguhkan," ujar Nissa.
Nissa mengaku, dia lebih memilih cooking class tentang menu menu utama. Baik menu Indonesia atau negara Asia lainnya. "Saya kurang suka kalau pastry, karena saya tidak suka makan kue apalagi cake ya,"ungkapnya.
Lain Nissa, lain yang disukai Widya. Ibu dua anak asal Depok ini, lebih memilih kelas memasak tentang pastry.
"Saya senang membuat kue, selain buat saya sendiri dan keluarga bisa buat jualan. Lumayan kalau kue kue kering banyak yang pesan," aku Widya. Biasanya jika telah ikut kelas memasak, dia suka mendapat ide, selain soal rasa juga penampilan kue kue yang dibuatnya bisa lebih kreatif.
Dari pengakuan ketiganya, ternyata banyak hal yang bisa dipelajari di kelas memasak ini. Mulai dari pemilihan bahan dasar, pengenalan teknik dasar menu, tata cara olah menu dan waktu pengelohaan menu serta penyajian menu.
Dengan demikian, para peserta mampu memahami teknik-teknik memasak dari pemilihan bahan sampai penyajiannya. "Pada prinsipnya, memasak seperti kita menjalani hidup. Ada proses dan kesabaran dalam mempersiapkannya hingga hasil akhir pada saat penyajian." yun/E-6
Pelatihan Memasak: Usaha Kreatif Para Pelaku Usaha
Memasak menjadi sebuah gaya hidup yang tidak hanya dilakukan di dapur tetapi juga di berbagai tempat, seperti di hotel, sisi kolam renang, gunung, kebun atau pantai. Tren itu pun ditangkap menjadi peluang yang menjanjikan oleh para pelaku usaha yang kreatif.
Peserta pelatihan memasak biasanya dilatih oleh chef terkenal. Dari para chef, peserta akan mendapat banyak wawasan, seperti teknik pemilihan bahan, teknik mengolah, dasar prinsip seorang chef, serta soft skill untuk usaha.
Satu hal yang juga penting, peserta akan lebih percaya diri dalam hal kuliner. Peserta dapat menyajikan pola makan sehat dan baik, serta pengembangan diri untuk bekerja di bidang kuliner.
Untuk mengikuti kelas memasak ini, biasanya, dilakukan dengan minimal peserta 10 orang. Semakin banyak peserta maka semakin murah biaya yang harus dikeluarkan. Rata rata untuk cooking class di hotel berbintang dimulai dari harga 300 ribu hingga1 juta per orang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!