Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Tiongkok Memimpin Dunia dengan Menerbitkan Lebih Banyak Makalah Ilmiah Berkualitas Tinggi

Foto : Mf3D/E Getty Images

Pada 2022 peneliti Tiongkok menerbitkan lebih banyak makalah ilmiah tentang kecerdasan buatan daripada negara lain mana pun.

A   A   A   Pengaturan Font

COLOMBUS - Setidaknya untuk urusan sains , Tiongkok sekarang memimpin dunia dalam menghasilkan makalah ilmiah berkualitas tinggi. Survei menunjukkan bahwa para peneliti Tiongkok sekarang menerbitkan lebi dari 1 persen makalah ilmiah yang paling banyak dikutip secara global, daripada ilmuwan dari negara lain.

Pakar dan analis kebijakan yang mempelajari bagaimana investasi pemerintah dalam sains, teknologi, dan inovasi meningkatkan kesejahteraan sosial dari The Ohio State University, Caroline Wagner, mengatakan, meskipun kecakapan ilmiah suatu negara agak sulit untuk diukur, ia berpendapat bahwa jumlah uang yang dihabiskan untuk penelitian ilmiah, jumlah makalah ilmiah yang diterbitkan, dan kualitas makalah tersebut adalah ukuran yang baik.

Dikutip dari The Conversation, Tiongkok bukan satu-satunya negara yang secara drastis meningkatkan kapasitas sainsnya dalam beberapa tahun terakhir, tetapi kebangkitan negara itu sangat dramatis. Hal ini membuat para pakar kebijakan dan pejabat pemerintah Amerika Serikat (AS) khawatir tentang bagaimana supremasi ilmiah Tiongkok akan menggeser keseimbangan kekuatan global.

Wagner mengatakan, capaian Tiongkok baru-baru ini dihasilkan dari kebijakan pemerintah selama bertahun-tahun yang bertujuan untuk menjadi yang teratas dalam sains dan teknologi. "Negara tersebut telah mengambil langkah-langkah eksplisit untuk mencapai posisinya saat ini, dan AS sekarang memiliki pilihan untuk diambil tentang bagaimana menanggapi Tiongkok yang kompetitif secara ilmiah," ujarnya.

Pertumbuhan selama beberapa dekade
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis : Selocahyo Basoeki Utomo S

Komentar

Komentar
()

Top