Taufik Hidayat dan Liliyana Natsir Sepakat untuk Persiapan Olimpiade Tidak Instan
📅 Jumat, 16 Agu 2024, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira
Jakarta - Dua legenda bulu tangkis Indonesia Taufik Hidayat dan Liliyana Natsir sepakat bahwa persiapan Olimpiade tidak bisa dilakukan dengan singkat dan instan.
"Saya menilai bahwa (persiapan Olimpiade) itu tidak instan. Ini membutuhkan perjalanan panjang, mulai dari membuat timeline jangka pendek, menengah, dan panjang, dengan gol-nya di Olimpiade," kata Taufik dalam jumpa pers di Pelatnas PP PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Kamis.
"Olahraga tidak bisa instan, kita membutuhkan proses yang panjang. Itu membutuhkan kerja sama biar lebih bagus lagi, saling mendukung untuk Olimpiade berikutnya," ujar peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu menambahkan.
Sependapat, Liliyana menilai bahwa persiapan dari awal hingga intensif seperti kehadiran tim ad hoc memang sudah harus dimulai tak lama setelah Olimpiade berakhir.
"Olimpiade memang spesial, dan terasa lebih berat karena adanya ekspektasi kita sendiri. Kita harus persiapkan lebih lama dan panjang lagi," kata Liliyana.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita sudah bisa melihat siapa yang bisa di-plot untuk Olimpiade 2028. Saya sebagai mantan atlet, ketika (bulu tangkis) tidak mendapatkan emas (Olimpiade) pasti kecewa, tapi, jangan berlarut-larut dan kita coba lagi," imbuh peraih medali Olimpiade Rio 2016 tersebut.
Terkait evaluasi di sektor yang masing-masing mereka pantau, baik Taufik maupun Liliyana sepakat bahwa salah satu faktor penting yang harus disoroti adalah ketangguhan dari sisi mental pemain.
"Saya sampaikan ke pemain kalau dari persiapan 1-10, itu 1 sampai 9 sudah kita siapkan semua, mulai dari pelatih hingga nutrisi, dan sebagainya. Sisanya, 10 itu, adalah dari pemainnya sendiri," kata Taufik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Atmosfer Olimpiade memang luar biasa. Tegang itu wajar karena buat Rinov (Rivaldy)/Pitha (Haningtyas Mentari), ini Olimpiade pertama mereka dan harus dihadapi. Hasilnya tidak bisa dipungkiri, tapi tidak bisa saling menyalahkan, karena pemain pun pasti kecewa," imbuh Liliyana.
Di sisi lain, Ketua Tim Ad Hoc PBSI untuk Olimpiade Paris 2024 sekaligus Ketua Umum PP PBSI 2024-2028 M. Fadil Imran mengatakan pada kepengurusan baru nanti fokus pada percepatan persiapan Olimpiade Los Angeles 2028.
"Salah satu rekomendasi kami adalah mempercepat persiapan, integrasi pembinaan prestasi, dan persiapan Olimpiade. Kejurkab, Kejurprov, Kejurnas, dan event-event lainnya, dan BWF series, semua harus dikelola dengan baik. Sesuai arahan menpora juga, agar (kepengurusan yang baru) segera membuat roadmap menuju (Olimpiade) 2028," jelas Fadil.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!