Strategi Dibuat, Pelaku UMKM Masih Tersandung Modal dan Pasar!
📅 Rabu, 16 Jul 2025, 22:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Koran Jakarta/ M Ismail
PANGKALPINANG – Transformasi UMKM dan Koperasi Merah Putih (KMP) sangat penting untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan mencapai kedaulatan ekonomi nasional.
KMP diharapkan menjadi motor penggerak baru yang mampu mengatasi kesenjangan sosial, distribusi sumber daya, serta keterbatasan akses permodalan bagi UMKM.
Transformasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong inklusi keuangan.
Kementerian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Republik Indonesia telah mempersiapkan strategi untuk mentransformasikan UMKM dan Koperasi Merah Putih (KMP), guna memperkuat perekonomian nasional.
"UMKM-UMKM ini nantinya akan bergabung ke dalam KMP untuk memperkuat perekonomian daerah dan nasional," kata Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Republik Indonesia Riza Damanik di Pangkalpinang, Rabu (16/7).
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam waktu dekat ini akan meluncurkan pengoperasian 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Indonesia di Desa Bentangan Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah pada Senin (21/7/2025).
"Kami sudah merumuskan strategi dan solusi untuk menjadikan UMKM dan koperasi lebih menjadi tulang punggung perekonomian nasional," katanya.
Ia menyatakan rumusan strategi dan solusi yang disiapkan Kementerian UMKM diantaranya akses pembiayaan murah dan inklusif melalui Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun ini ditargetkan Rp300 triliun untuk 2,34 debitur.
Sebaiknya Anda baca juga:
Transformasi digital UMKM melalui kolaborasi dengan marketplace nasional dan pelatihan digital marketing di Pusat Layanan Usaha Terpadu.
Penguatan SDM dan produktivitas melalui program inkubasi bisnis, pelatihan berbasis kompetensi standarisasi produk serta pendampingan sertifikasi halal dan izin edar.
Strategis terakhir yaitu peningkatan akses pasar domestik dan ekspor untuk meningkatkan nilai tambah produk UMKM dan koperasi ini.
"Kami bersama lintas sektor terus mendorong pembentukan klasterisasi pengusaha UMKM dan koperasi di daerah termasuk Kepulauan Bangka Belitung ini," katanya.
Sementara itu, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi memberikan penghargaan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebagai bentuk apresiasi ke pemerintah daerah menyukseskan Program KMP Presiden Prabowo Subianto.
"Pembentukan koperasi desa dan kelurahan merah putih di Kepulauan Babel ini sangat cepat atau tercepat kedua nasional," kata Budi Arie Setiadi di Pangkalpinang, Rabu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!