Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Situs Cibedug Lebak Jauh Lebih Tua dari pada Machu Picchu

📅 Rabu, 11 Des 2024, 08:00 WIB | Oleh:
Situs Cibedug Lebak Jauh Lebih Tua dari pada Machu Picchu Doc: istimewa
Ket. Situs Cibedug Lebak beberapa abad lebih tua dibandingkan Machu Picchu yang dibangun pada masa pemerintahan kaisar Inca Pachacuti (sekitar tahun 1450 M).

Situs Cibedug Lebak yang ditemukan pada tahun 2015, berisi sisa-sisa kebudayaan Zaman Perunggu, diperkirakan berasal dari sekitar 500 SM hingga 100 Masehi. Ini mencakup artefak seperti peralatan perunggu, tembikar, dan bukti praktik pertanian awal. Hal ini membuat situs Cibedug Lebak beberapa abad lebih tua dibandingkan Machu Picchu yang dibangun pada masa pemerintahan kaisar Inca Pachacuti (sekitar tahun 1450 M). 

Situs Lebak Cibedug secara administrasi terletak di Kampung Cibedug, Kelurahan Citorek Barat, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. Secara astronimis berada pada titik koordinat UTM 48 M dimana titik X 0642875 dan titik Y 9257504 dengan ketinggian elevasi ± 877 meter dari permukaan laut (mdpl). Batas-batas dari Situs Lebak Cibeduk adalah sebagai berikut.

Sebelah utara berbatasan dengan Sungai Cibedug;

Sebelah selatan berbatasan dengan Sungai Cibedug;

Sebelah timur berbatasan dengan Bukit Pasir Cimanggu;

Sebelah barat berbatasan dengan Sungai Cibedug.

Situs Lebak Cibedug ini memiliki lahan seluas ± 40.400 m² (berdasarkan SK Menteri No. 139/M/1998).

Punden Lebak Cibedug berdenah segi empat, terbagi dalam beberapa tingkatan ruang atau halaman dengan pola bangunan dibuat semakin ke belakang semakin tinggi. Terdapat jalan atau pintu masuk di sebelah barat melalui anak tangga yang berjumlah sekitar 30-an. Pada pintu masuk tersebut ditempatkan sebuah menhir ( Menhir adalah batu tunggal, biasanya berukuran besar, yang ditatah seperlunya sehingga berbentuk tugu dan biasanya diletakkan berdiri tegak di atas tanah).

1733849850_e2ca28aff8559fa5116f.jpeg

Kompleks megalitik Lebak Cibedug merupakan situs yang memiliki tinggalan yang bervariasi, berupa batu tegak, batu datar, dan tahta batu dengan punden berundak sebagai bagian yang paling sakral. Secara keseluruhan, tinggalan budaya di situs Lebak Sibedug memperlihatkan suatu kompleks struktur yang terdiri atas tiga punden yang semakin tinggi dari sisi barat ke arah timur. Punden pertama (sebelah barat) merupakan bagian (ruang) yang paling rendah dibandingkan dengan punden kedua dan ketiga. punden kedua terletak di bagian tengah, dan punden ketiga merupakan bagian inti yang terletak di bagian paling timur dengan posisi paling tinggi.

1. Punden Pertama

Punden pertama memiliki denah persegi dan terdapat tinggalan berupa struktur dari bongkahan batu andesit yang dilengkapi dengan satu anak tangga. Selain itu juga terdapat dua buah menhir dalam posisi rubuh yang saling berdampingan.

2. Punden Kedua

Punden kedua berada di sebelah timur punden pertama dengan dibatasi oleh gundukan tanah dan untuk memasuki punden kedua terdapat undakan batu yang memotong batas gundukan tanah. Punden kedua memiliki tinggalan berupa struktur bongkahan batu andesit berdenah persegi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.