Simeulue Mencekam, 10 Kecamatan Terkepung Banjir, Jembatan Rangka Baja di Salang Nyaris Putus
📅 Jumat, 03 Apr 2026, 18:45 WIB | Oleh: AlfredBANDA ACEH - Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Simeulue, Aceh, dalam dua hari terakhir mengakibatkan banjir dan tanah longsor di sejumlah titik strategis.
Kepala BPBD Simeulue, T Ridwan, Jumat (3/4), mengonfirmasi bahwa banjir telah merendam pemukiman di sepuluh kecamatan, dengan dampak paling signifikan terlihat di Kecamatan Simeulue Timur, Teupah Tengah, dan Teluk Dalam. Selain menggenangi ruas jalan setinggi betis orang dewasa, terjangan air juga mengancam keberadaan jembatan rangka baja di Kecamatan Salang, memaksa petugas untuk segera menyiapkan langkah darurat guna memastikan mobilitas warga tidak terputus total di tengah peringatan dini BMKG terkait potensi cuaca buruk susulan.
"Tim BPBD sudah dikerahkan ke lokasi banjir membantu warga terdampak bencana. Laporan sementara, sebanyak lima desa dilanda banjir menyusul hujan lebat disertai angin kencang," katanya.
Adapun wilayah dilanda banjir meliputi sejumlah desa di Kecamatan Simeulue Timur di antaranya Desa Air Dingin, Desa Suka Jaya, Desa Suak Buluh, dan Desa Ameria Bahagia. Kemudian, Desa Nancawa di Kecamatan Teupah Tengah, Desa Luan Balu di Kecamatan Teluk Dalam.
"Banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan di daerah tersebut dengan ketinggian air mencapai betis orang dewasa. BPBD juga menyiagakan personel di lokasi banjir," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di beberapa titik, jembatan rangka baja di Kecamatan Salang, kata dia, terancam putus akibat banjir.
"Jembatan putus ditangani dengan pembuatan jembatan darurat. Belum ada laporan korban jiwa akibat banjir tersebut. Sedangkan kerugian materi masih dalam pendataan," katanya.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan peringatan dini dari BMKG, ada potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir di beberapa wilayah dalam beberapa hari ke depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana serta pesisir pantai dan pegunungan diimbau meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menyusul cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!