SIG Dukung Industri Tanah Air dengan Belanja Produk Lokal Rp23,06 Triliun dan Peningkatan Hilirisasi
📅 Selasa, 29 Apr 2025, 18:05 WIB | Oleh: Henri pelupessy
Doc: istimewa
JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali menunjukkan komitmennya untuk memperkuat ekonomi Indonesia melalui dukungan terhadap produk dalam negeri.
Pada 2024, SIG mengalokasikan belanja produk lokal sebesar 23,06 triliun rupiah, yang mencakup 93,01 persen dari total belanja barang dan jasa perusahaan yang mencapai 24,79 triliun rupiah.
Capaian ini merupakan bukti nyata kontribusi SIG terhadap upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global yang tidak mudah.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan belanja produk dalam negeri menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga keterandalan operasional sekaligus mendukung pertumbuhan industri dalam negeri.
Produk yang bersumber dari pasar lokal, katanya, memberikan keuntungan ganda yakni meningkatkan daya saing industri tanah air sekaligus menjaga kelancaran operasional perusahaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Industri tanah air yang maju akan menggerakkan pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keterandalan operasi perusahaan juga bergantung pada kualitas produk lokal yang kami gunakan,” kata Vita, Senin (28/4).
SIG juga aktif menjalankan program hilirisasi dan industrialisasi dengan meningkatkan penggunaan suku cadang lokal yang diproduksi oleh UKM.
Pada 2024, penggunaan suku cadang lokal di pabrik-pabrik SIG meningkat 20,7 persen atau senilai 787 miliar rupiah, dibandingkan dengan 652 miliar rupiah pada 2023. Pencapaian ini bahkan meningkat 157 persen dibandingkan dengan baseline 2020 yang tercatat sebesar 306 miliar rupiah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pencapaian ini menjadi langkah nyata SIG dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong hilirisasi dan industrialisasi guna meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri.
Selain itu, SIG juga berhasil meningkatkan jumlah UKM binaan yang memproduksi suku cadang, yang kini mencapai 17 UKM, naik signifikan dari sebelumnya yang hanya berjumlah 8 UKM.
Edukasi dan Pendampingan
Peningkatan jumlah UKM yang terlibat dalam rantai pasok SIG tidak terlepas dari pendampingan menyeluruh yang diberikan oleh perusahaan, mulai dari edukasi spesifikasi produk hingga proses uji coba dan tes performa di pabrik. Pendekatan ini membantu UKM untuk memenuhi standar kualitas yang diperlukan oleh SIG.
“Program substitusi suku cadang impor dengan produk berbasis UKM menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan.
Dengan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor, SIG sekaligus memberikan peluang bagi UKM untuk tumbuh dan bersaing di pasar yang lebih luas,” tambah Vita.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!