Segoro Topeng Kaliwungu Bukan Hanya Atraksi, Ini Senjata Baru Promosi Ekonomi Lokal!
📅 Minggu, 15 Jun 2025, 22:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/ HO-Diskominfo Lumajang
LUMAJANG – Identitas budaya lokal menjadi penanda eksistensi suatu masyarakat dan menjadi sumber kebanggaan serta rasa memiliki yang kuat.
Dengan mempromosikannya, kita dapat melestarikan warisan leluhur, memperkaya keragaman budaya, dan memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa.
Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menargetkan even tahunan Segoro Topeng Kaliwungu 2025 bukan sekadar pertunjukan budaya, melainkan strategi besar untuk mempromosikan identitas budaya lokal dan menggerakkan ekonomi kreatif guna mendorong pariwisata Lumajang ke tingkat nasional dan internasional.
“Segoro Topeng Kaliwungu adalah etalase budaya Lumajang yang memiliki kekuatan besar untuk dikenalkan ke dunia. Itu bukan hanya pertunjukan, melainkan gerakan bersama membangun budaya, ekonomi, dan lingkungan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Lumajang Yuli Harismawati dalam keterangan tertulis yang diterima di kabupaten setempat, Minggu (15/6).
Pemerintah daerah, Dinas Pariwisata, pelaku media, konten kreator, hingga komunitas seni hadir untuk menyatukan visi demi suksesnya acara yang akan menjadi wajah baru Lumajang di mata dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia,pementasan seni Topeng Kaliwungu akan digarap secara profesional, sehingga para penari lokal akan menjalani latihan intensif guna menghadirkan pertunjukan yang tak hanya indah, tetapi juga otentik dan edukatif, membawa nilai-nilai tradisi pesisir Lumajang dalam bentuk visual yang kuat dan komunikatif.
Sementara itu, tim promosi tengah menyiapkan strategi branding terpadu, mulai dari produksi konten kreatif berupa video, fotografi, hingga storytelling digital yang akan disebarluaskan di berbagai platform media sosial dan media massa.
"Hal itu dirancang agar pesan budaya Lumajang menjangkau audiens nasional dan internasional secara konsisten," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara showdirektor Segoro Topeng Kaliwungu Setiawan Azi mengatakan bahwa selain budaya, kegiatan itu juga menjadi mesin penggerak ekonomi kreatif di Kabupaten Lumajang.
"Kami akan menghadirkan produk-produk lokal seperti kerajinan, makanan khas, dan souvenir sebagai bagian penting dari even, sehingga tujuannya jelas memperkuat ekonomi warga," ujarnya.
Tak berhenti di budaya dan ekonomi, acara Segoro Topeng Kaliwungu juga membawa pesan kuat pelestarian lingkungan yakni pada 28 Juni 2025 akan dilakukan penanaman cemara laut di kawasan pesisir, sebagai bentuk nyata komitmen terhadap wisata yang berkelanjutan dan ramah alam.
Sebagai pelengkap hiburan, panggung musik juga akan dihadirkan dengan penampilan dari Rege Senja Band dan Geranium yang siap menciptakan suasana hangat dan energik bagi pengunjung.
Melalui sinergi lintas sektor dan visi yang terukur, Segoro Topeng Kaliwungu 2025 diharapkan mampu mendorong peningkatan kunjungan wisata, memperkuat branding Lumajang sebagai pusat budaya, serta memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat lokal.
“Melalui Segoro Topeng Kaliwungu, Lumajang harus tampil percaya diri di panggung dunia. Dengan kekuatan lokal, kami bisa membangun masa depan yang berakar pada budaya sendiri," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!