Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paus Prihatin dengan Kondisi Demokrasi Dunia

📅 Senin, 08 Jul 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Paus Prihatin dengan Kondisi Demokrasi Dunia Doc: AFP/Andreas SOLARO
Ket. Paus Fransiskus berbicara dalam kunjungan pastoral dalam rangka Pekan Sosial Umat Katolik Italia ke-50, Minggu (7/7).

VATIKAN - Paus Fransiskus, padahari Minggu (7/7), mengecam keadaan demokrasi global dan memperingatkan para politisi untuk menghindari populisme, selama kunjungan singkat ke Trieste di timur laut Italia, menjelang perjalanan 12 hari ke Asia. Ini merupakan lawatan terpanjang dalam masa Kepausannya.

"Demokrasi tidak dalam kondisi yang baik di dunia saat ini," kata Paus dalam pidatonya di pusat konvensi kota tersebut untuk menutup acara Katolik nasional.

Dikutip dari Voice of America, tanpa menyebut nama negara mana pun, Paus memperingatkan terhadap godaan ideologis dan kaum populis pada hari ketika Prancis menggelar putaran kedua pemungutan suara parlemen cepat yang tampaknya partai sayap kanan, National Rally, akan memperoleh suara terbanyak.

"Ideologi itu menggoda. Sebagian orang membandingkannya dengan Pied Piper dari Hamelin. Ia menggoda, tetapi membuat Anda menyangkal diri sendiri," katanya mengacu pada dongeng Jerman.

Menjelang pemilihan parlemen Eropa bulan lalu, para uskup di beberapa negara juga memperingatkan tentang bangkitnya populisme dan nasionalisme, dengan partai-partai sayap kanan sudah memegang kendali kekuasaan di Italia, Hungaria, dan Belanda.

Fransiskus juga mendesak masyarakat untuk menjauh dari polarisasi yang memiskinkan dan menentang kekuasaan yang hanya mementingkan diri sendiri.

Setelah Venesia pada bulan April dan Verona pada bulan Mei, perjalanan setengah hari ke Trieste, kota berpenduduk 200.000 jiwa di Laut Adriatik yang berbatasan dengan Slovenia, menandai perjalanan ketiga di Italia tahun ini bagi Paus berusia 87 tahun itu, yang telah menderita masalah kesehatan yang semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak bepergian ke Kota Marseille, Prancis, pada September 2023, Jesuit Argentina itu membatasi dirinya pada perjalanan domestik. Namun, dia berencana untuk menghabiskan hampir dua minggu di Asia pada bulan September untuk mengunjungi Indonesia, Singapura, dan Kepulauan Papua Nugini serta Timor Timur.

Ia tiba di Trieste sesaat sebelum pukul 9 pagi dan dijadwalkan bertemu dengan berbagai kelompok dari bidang keagamaan dan akademis, bersama dengan para migran dan kaum difabel. Kunjungan Paus akan diakhiri dengan Misa di alun-alun utama kota tersebut sebelum ia berangkat ke Vatikan pada sore hari.

Lawatan Terpanjang

Paus menghadapi jadwal padat rencana kunjungan ke Indonesia, Singapura, dan Papua Nugini, serta Timor Timur pada bulan September inii, termasuk memimpin tiga misa stadion.

Perjalanan dari tanggal 2 hingga 13 September dipastikan akan sangat melelahkan secara fisik, dan dilakukan meskipun Fransiskus mengurangi perjalanan internasional. Perjalanan terlama yang pernah dilakukan Paus berusia 87 tahun itu ke luar Roma selama 11 tahun masa kepausannya.

Menurut jadwal resmi yang diterbitkan Vatikan pada pekan lalu, kunjungan ke Asia akan mencakup 16 pidato dan tiga misa yang diadakan di stadion-stadion di Jakarta, Singapura, dan Port Moresby.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.