Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Nelayan Hilang di Perairan Busel Belum Ditemukan, Tim SAR Lanjutkan Pencarian

📅 Kamis, 15 Agu 2024, 09:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nelayan Hilang di Perairan Busel Belum Ditemukan, Tim SAR Lanjutkan Pencarian Doc: ANTARA/HO-Basarnas Kendari
Ket. Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban.

KENDARI - Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap seorang nelayan Bernama La Hamidu (57), yang hilang di Perairan Pantai Jodoh, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Basarnas Kendari Aminuddin P.S saat dihubungi di Kendari, Kamis (15/8), mengatakan bahwa hari ini merupakan operasi SAR hari ketiga terhadap satu orang yang belum kembali dari melaut dengan menggunakan perahu.

"Pada Kamis pukul 07.00 WITA, tim SAR gabungan melanjutkan operasi SAR," kata Aminuddin.

Dia menyebutkan bahwa pencarian tersebut dilakukan dengan membagi tim SAR gabungan menjadi dua tim yang akan menyisir perairan Pantai Jodoh, di mana tim pertama menyisir Pelabuhan Kapoa ke Tanjung Labulengke dengan menyisir sisi Pulau Kadatua bagian barat sepanjang 11 kilometer.

"Tim kedua menyisir Tanjung Lamasega hingga perairan Kaimbulawa dengan menyisir Pulau Siompu bagian selatan sepanjang enam kilometer," ujarnya.

Aminuddin mengungkapkan bahwa dalam pencarian tersebut dilakukan dalam kondisi cuaca umumnya berawan dengan kecepatan angin sekitar 2-13 kilometer per jam dari arah timur.

"Untuk tinggi gelombang sekitar 0,5-1 meter," katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam operasi tersebut terdapat beberapa unsur yang terlibat antara lain Pos SAR Baubau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buton Selatan, PMI Baubau, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Bole, masyarakat sekitar, serta pihak keluarga korban.

"Adapun peralatan yang digunakan yakni truk penyelamat, perahu karet, perahu, peralatan SAR medis, peralatan SAR evakuasi, peralatan komunikasi, dan peralatan pendukung keselamatan lainnya," ujarnya.

Korban dilaporkan hilang saat pergi melaut menggunakan perahu untuk memancing ikan di sekitar Pantai Jodoh hingga sejauh satu mil laut pada Jumat (9/8) sekitar pukul 05.00 WITA. Namun, hingga sore hari korban belum juga kembali, padahal kebiasaan korban sudah pulang ke rumah pada siang hari.


"Pencarian telah dilakukan hingga malam hari oleh pihak keluarga dan masyarakat sekitar menggunakan empat perahu, namun korban tak kunjungi ditemukan," kata Aminuddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

51 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.