Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jaksa Agung Tegaskan Integritas Pemimpin Penting untuk Cegah Korupsi

📅 Kamis, 07 Nov 2024, 14:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaksa Agung Tegaskan Integritas Pemimpin Penting untuk Cegah Korupsi Doc: antara foto
Ket. Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin

JAKARTA - Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menegaskan pemimpin harus berintegritas agar anak buah takut ketika akan bertindak menyimpang dan ini dapat mencegah dari praktik korupsi.

“Pemberantasan korupsi jangan dimulai dari teori tapi mulai dari diri kita sendiri," kata Jaksa Agung ST Burhanuddin saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pimpinan Pusat di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/11).

Jaksa Agung mengatakan bahwa ketika seorang pemimpin itu bersih dan berintegritas maka di mana pun anak buahnya takut melakukan tindakan tercela atau korupsi, itu menjadi bekal dalam pencegahan korupsi.

Selain itu lanjut Jaksa Agung, ketika anak buah melakukan tindakan korupsi, maka tentu pemimpin yang berintegritas akan menindak dengan tegas dan begitu sebaliknya.

"Seorang pemimpin di daerah atau di manapun kalau pimpinan bersih yakinlah anak buah akan takut melakukan tindakan tercela. Tapi kalau pimpinan korup di bawah adalah rampok ingat itu!" tuturnya.

Jaksa Agung menambahkan bahwa ketika awal masuk dalam kabinet, langsung bersih-bersih di lingkungan sendiri karena sebagai penegak hukum harus bersih bila ingin menegakkan aturan yang ada.

Meskipun Jaksa Agung ST Burhanuddin mengakui masih ada Jaksa yang nakal, namun secara presentase jumlahnya terus menurun.

"Saya sering menyampaikan untuk membersihkan halaman dibutuhkan sapu yang bersih, saya bersih bersih dahulu di Kejaksaan, tapi memang masih ada Jaksa yang nakal kita akui. Kalian sebagai Jaksa bersihkan diri sendiri dan berikan kepada institusi lain contoh yang diharapkan oleh masyarakat," katanya seperti dipantau melalui akun resmi Kemendagri.

Sebelumnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan, setelah adanya penindakan korupsi di suatu lembaga oleh kejaksaan negeri (Kejari) atau kejaksaan tinggi (Kejati) perlu dibarengi dengan perbaikan sistem guna mencegah hal serupa di kemudian hari.

"Harus ada kesadaran terutama di daerah, kami bukan mencari kesalahan sehingga teman di daerah menjadi obyek kami," kata ST Burhanuddin.

Jaksa Agung berpesan kepada para kepala kejaksaan negeri dan tinggi, ketika menindak suatu perkara korupsi di mana pun harus dibarengi dengan perbaikan sistem.

Karena kata ST Burhanuddin, ketika sistem yang menjerumuskan pejabat itu masih digunakan dan tidak diperbaiki maka akan muncul lagi koruptor-koruptor lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.