Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Es Krim Joyday Perluas Penetrasi Penjualan di Pasar Global

📅 Jumat, 24 Jan 2025, 19:45 WIB | Oleh:
Es Krim Joyday Perluas Penetrasi Penjualan di Pasar Global Doc: Istimewa
Ket. Lini produksi es krim Joyday memasuki tahap pengemasan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun ekspor. Pada 2024, Yili mencatatkan nilai ekspor lebih dari 3 juta dollar AS ke 19 negara di Asia, Timur Tengah, hingga Afrika.

JAKARTA – Perusahaan penyedia produk es krim PT Yili Indonesia Dairy (YID), melalui merek Joyday, semakin memperkuat penetrasinya di pasar global. Pada tahun 2024, Yili mencatatkan nilai ekspor lebih dari 3 juta dollar AS melalui ekspor es krim ke 19 negara di Asia, Timur Tengah, hingga Afrika.

“Hal ini menandai bahwa Yili berkomitmen untuk meluncurkan produk es krim Joyday yang berkualitas kepada konsumen global sekaligus meraih kesuksesan di pasar lokal Indonesia,” kata Presiden Direktur PT Yili Indonesia Dairy, Yu Miao melalui siaran pers pada hari Jumat (24/1).

Ia menerangkan, untuk lebih meningkatkan daya saing di pasar internasional, Joyday terus b meningkatkan kualitas produk sesuai standar nasional dan internasional. Langkah yang dilakukan melalui penerapan Sistem Manajemen Keamanan Pangan Olahan (SMKPO) di setiap distributor produk serta partisipasi aktif dalam berbagai ajang internasional dan pengembangan kemitraan bisnis global.

“Hal ini merupakan salah satu langkah strategis Joyday yang akan terus ditingkatkan guna memperluas pasar dan membangun reputasi sebagai penyedia produk berkualitas tinggi di tingkat dunia,” ungkapnya.

Berdasarkan regulasi BPOM No. 21 Tahun 2021, meskipun distributor tidak diwajibkan memiliki sertifikasi SMKPO, mereka tetap bertanggung jawab untuk memastikan keamanan dan mutu produk sesuai standar manajemen yang berlaku. Dengan penerapan SMKPO, produk yang dijual melalui distributor akan memiliki nilai lebih, karena proses distribusi telah memenuhi syarat keamanan pangan yang diakui.

Saat ini, sebagian gudang distribusi Yili di wilayah Sumatra, Bangka, dan Jawa telah berhasil memperoleh sertifikasi SMKPO. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen Yili dalam memberi produk yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan pasar nasional dan internasional.

Tidak hanya itu, upaya untuk menjamin kualitas produk Joyday juga telah diterapkan di pabrik Joyday yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Saat ini pabrik Joyday  memiliki sistem manajemen mutu yang bertanggung jawab dan telah memperoleh sertifikasi FSSC 22000 yang diakui oleh The Global Food Safety Initiative (GFSI).

Selain itu, pabrik ini juga telah mendapatkan sertifikasi Program Manajemen Risiko (PMR) dari Badan POM Republik Indonesia dan seluruh varian Joyday telah terdaftar di Badan POM serta tersertifikasi HALAL oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

 “Selain mengedepankan kualitas untuk merambah jaringan internasional, kami juga memaksimalkan kapasitas produksi yang ada. Joyday diproduksi melalui standar kualitas tinggi dalam fasilitas pabrik seluas 17 hektar dengan kapasitas produksi lebih dari 100 ton es krim per hari. Saat ini distribusi nasional Joyday sendiri telah mencakup 38 provinsi di Indonesia dan telah tersedia di pasar tradisional, modern dan online,” ucap Yu Miao.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.