Dispar Mataram: Kedatangan 28 dubes bantu promosi pariwisata daerah
📅 Kamis, 15 Mei 2025, 16:30 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-Kominfo Mataram
Mataram -- Dinas Pariwisata Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mengatakan, salah satu dampak terhadap kedatangan 28 duta besar (dubes) dari berbagai negara ke Kota Mataram, dapat membantu promosi pariwisata di daerah ini.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram Cahya Samudra, di Mataram, Kamis, mengatakan, saat kunjungan 28 dubes pada Jumat (9/5-2025), para dubes yang didampingi para istri dan perwakilan, berkomitmen membantu pariwisata Kota Mataram dan NTB secara umum.
"Saat kedatangan dubes, kami sudah menyampaikan sejumlah destinasi unggulan di Kota Mataram khususnya dan NTB pada umumnya," katanya pula.
Dalam kesempatan itu, para dubes diajak keliling ke sejumlah titik yang memiliki nilai sejarah di Kota Mataram, termasuk ke kelenteng tertua yang ada di kawasan Kota Tua Ampenan.
Dari kegiatan tersebut, para dubes dan rombongan memberikan respon positif dan antusias terhadap berbagai wisata sejarah di Pantai Ampenan yang merupakan bekas pelabuhan, potensi kekayaan seni dan budaya, serta melihat harmonisasi masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dengan warga yang majemuk, masyarakat Kota Mataram sangat welcome dan harmonis," katanya lagi.
Sementara, kata Cahya, terkait dengan peluang-peluang investasi atau kerja sama terhadap kedatangan 28 dubes tersebut, sejauh ini belum bisa dipastikan.
Pasalnya, untuk menentukan investasi atau kerja sama tentu tidak cukup dengan satu kali kunjungan, karena itu diharapkan para dubes bisa melakukan kunjungan kembali bersama pihak-pihak terkait untuk menindaklanjuti peluang kerja sama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dubes yang terlihat paling antusias saat tiba di Pantai Ampenan, katanya pula, adalah Dubes Rwanda, karena aktif bertanya dalam Bahasa Arab dengan Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman.
"Semoga menjadi pembuka peluang kerja sama pariwisata di untuk Kota Mataram. Kita tunggu seperti apa tindak lanjut ke depan," katanya lagi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!