Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Berpihak ke Petani dengan Hentikan Impor Pangan

Foto : ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/aww

Petani memanen bawang merah di persawahan desa Kalirejo, Undaan, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (13/11/2021). Petani bawang setempat mengatakan, sejak dua pekan terakhir harga bawang merah terus mengalami penurunan dari Rp15.000 menjadi Rp5.000 per kilogram akibat panen serentak di sejumlah daerah.

A   A   A   Pengaturan Font

Keberpihakan Presiden Joko Widodo tidak perlu diragukan lagi. Kali ini dibuktikannya saat kunjungan kerjanya di Temanggung, Jawa Tengah untuk menanam bawang merah beberapa hari lalu.

Saat bebincang santai dengan petani bawang merah di sebuah saung di tepi sawah, Presiden mendengarkan keluhan petani yang enggan menanam bawang putih lagi karena saat panen tiba, harganya terjun bebas. Penyebabnya, di saat bersamaan masuk bawang putih impor dalam jumlah besar.

Mendengar keluhan petani, Kepala Negara langsung menindaklanjuti. Ia langsung menelepon Menteri Perdagangan, M Lutfi perihal jatuhnya komoditas khususnya bawang putih di tingkat petani. "Pak Menteri, ini saya dengan para petani di Temanggung. Keluhan mereka semuanya sama, pada saat panen justru bawang putih impor masuk.

Keluhan petani di Temanggung tersebut sebenarnya mewakili petani komoditas lain di berbagai wilayah di Indonesia seperti petani padi, petani tebu, dan juga petani garam. Sudah bukan rahasia lagi, memang ada oknum yang selalu "bermain" dengan mengorbankan kepentingan petani.

Oknum tesebut bukan hanya mencari untung, tetapi juga menyengsarakan petani akibat impor yang ia lakukan. Lihat saja Nilai Tukar Petani (NTP) yang setiap bulan diumukan Badan Pusat Statistik (BPS) tidak pernah melebih angka 105, bahkan tidak jarang NTP di bawah 100 yang artinya uang yang dikeluarkan petani untuk produksi lebih tinggi dari pemasukan yang ia peroleh.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Koran Jakarta
Penulis : Koran Jakarta

Komentar

Komentar
()

Top