Pemilu Israel Buntu! Kelompok Oposisi Bergerak Rebut Kendali Parlemen
Senin, 02 Nov 2026, 04:41 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoNetanyahu (76) sedang menjalani persidangan atas sejumlah tuduhan korupsi, termasuk penyuapan, penipuan, dan penyalahgunaan kepercayaan. Jika terbukti bersalah, dia dapat menghadapi hukuman penjara.
Menurut Walla, para pemimpin oposisi menilai penggantian ketua Knesset dapat menjadi langkah awal penting untuk menggeser keseimbangan kekuatan politik, meskipun perundingan pembentukan pemerintahan masih berlangsung.
Namun, pelaksanaan rencana tersebut mengharuskan para pemimpin oposisi menyepakati satu calon dan mengamankan suara yang cukup untuk memilihnya.
Eisenkot berulang kali menyatakan tidak akan bergabung dengan pemerintahan yang dipimpin Netanyahu, termasuk jika keduanya menerapkan kesepakatan berbagi kekuasaan dengan bergantian menjabat sebagai perdana menteri.
Netanyahu memimpin koalisi partai-partai sayap kanan sejak akhir 2022. Pemerintahannya secara luas disebut sebagai pemerintahan paling kanan dalam sejarah Israel.
Sejak 2024, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait perang di Jalur Gaza.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!